BENGKALIS : SERANTAU MEDIA – Dua remaja tewas setelah terseret arus laut saat memancing di pemecah ombak Pantai Senekip, Desa Teluk Pambang, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, Jumat (9/10/2026). Sementara itu, satu remaja lainnya berhasil diselamatkan tim SAR gabungan.
Kepala Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Bengkalis, AKP Danil, mengatakan laporan kejadian diterima Kepala Pos Sandar Kembung sekitar pukul 09.00 WIB. Personel kepolisian kemudian dikerahkan untuk melakukan pencarian dan pertolongan.
Tim SAR gabungan yang terdiri atas personel Satpolairud Polres Bengkalis, TNI AL, Bhabinkamtibmas, BPBD Kabupaten Bengkalis, serta masyarakat setempat tiba di lokasi sekitar pukul 10.00 WIB.
Dalam pencarian tersebut, petugas lebih dahulu menemukan Rama Ramadhan (17), warga Desa Teluk Pambang, dalam kondisi selamat. Korban kemudian dievakuasi ke darat untuk mendapatkan penanganan.
Sekitar pukul 10.30 WIB, tim menemukan Adha Irwansyah (17), warga Dusun Tanjung Kudus, Desa Teluk Pambang. Namun, remaja tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Pencarian berlanjut hingga pukul 11.45 WIB. Tim kemudian menemukan Saputra Hamzani alias Rio (18), warga Desa Muntai, yang juga telah meninggal dunia. Korban ditemukan tidak jauh dari lokasi penemuan Adha.
“Seluruh korban, baik yang selamat maupun yang meninggal dunia, langsung dievakuasi dari lokasi dan diserahkan kepada keluarga masing-masing,” kata Danil.
Operasi pencarian dan evakuasi dinyatakan selesai pada pukul 12.00 WIB setelah seluruh korban ditemukan.
Ketiga remaja tersebut dilaporkan terjatuh ke laut saat memancing di kawasan pemecah ombak Pantai Senekip. Kondisi gelombang dan karakteristik lokasi diduga menjadi faktor yang menyebabkan mereka terseret arus. (MCR/red)