• Fri, Jun 2026

Abdul Wahid Bantah Tudingan Minta Rp1 Miliar Terkait Pergeseran Anggaran

Abdul Wahid Bantah Tudingan Minta Rp1 Miliar Terkait Pergeseran Anggaran

Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid (baju putih kanan) saat membantah kesaksian Dani M Nursalam dalam persidangan yang digelar di PN Pekanbaru (Foto: RRI Pekanbaru)


PEKANBARU : SERANTAU MEDIA – Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid membantah keterangan saksi Dani M Nursalam yang menyebut dirinya meminta uang sebesar Rp1 miliar terkait pergeseran anggaran. Bantahan tersebut disampaikan Wahid saat memberikan keterangan dalam persidangan yang berlangsung di Pengadilan Tipikor Pekanbaru, Kamis (4/6).

Di hadapan majelis hakim, Wahid menegaskan tidak pernah memperkenalkan Dani M Nursalam kepada Arief maupun sebaliknya. Ia mengaku baru mengetahui tuduhan tersebut setelah mendengarnya dalam proses persidangan.

"Saya tidak pernah memperkenalkan Pak Dani kepada Pak Arief ataupun sebaliknya. Apa yang disampaikan tadi baru saya dengar di persidangan ini," kata Wahid.

Wahid juga membantah keterangan saksi yang menyebut adanya permintaan uang Rp450 juta dalam sebuah pertemuan pada 2 November. Menurutnya, pertemuan dengan Arief di kediamannya saat itu hanya membahas rencana kerja sama usaha dan pembangunan Islamic Center.

Ia menjelaskan, dalam pertemuan tersebut terdapat beberapa orang yang hadir sehingga tidak ada pembicaraan khusus terkait permintaan dana seperti yang dituduhkan.

"Yang saya minta hanya koordinasi mengenai rencana pembangunan Islamic Center dan bantuan untuk kebutuhan staf yang akan menikah. Tidak pernah ada pembicaraan terkait Pak Dani maupun permintaan uang," ujarnya.

Selain itu, Wahid turut membantah tudingan mengenai permintaan dana operasional sebesar Rp50 juta maupun uang Rp1 miliar yang disebut dalam persidangan.

"Saya tidak tahu soal itu. Yang satu miliar itu juga tidak pernah saya lakukan," tegasnya.

Menurut Wahid, apabila sejak awal mengetahui adanya tindakan yang melanggar aturan, dirinya akan mengambil langkah tegas terhadap pihak yang terlibat. Ia mengaku terkejut namanya dikaitkan dengan dugaan permintaan uang tersebut.

Dalam keterangannya, Wahid juga menegaskan selama menjabat dirinya berusaha menghindari pertemuan tertutup untuk mencegah munculnya kesalahpahaman atau tuduhan yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

"Saya tidak pernah menerima tamu berdua saja. Saya selalu berupaya ada saksi yang mengetahui apa yang dibicarakan," katanya.

Menutup keterangannya, Wahid kembali menegaskan seluruh tuduhan yang disampaikan saksi Dani M Nursalam terkait permintaan uang tidak benar. "Saya bantah dan saya tidak pernah melakukan hal itu," ujar Wahid. (RRI/red)