• Thu, Oct 2026

Kabar Gembira dari Tesso Nilo, Anak Gajah Sumatra Lahir dengan Berat 126 Kg

Kabar Gembira dari Tesso Nilo, Anak Gajah Sumatra Lahir dengan Berat 126 Kg

Anak gajah Sumatra saat berada di indukan gajah Lisa di Taman Nasional Tesso Nilo, Pelalawan (Foto: Humas TNTN)


PELALAWAN : SERANTAU MEDIA – Seekor anak gajah Sumatra berjenis kelamin jantan lahir di kawasan Elephant Flying Squad (EFS) Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Kabupaten Pelalawan, Riau, Senin (28/9/2026) malam.

Anak gajah tersebut lahir dari induknya, Mama Lisa, sekitar pukul 19.00 WIB dengan berat sekitar 126 kilogram.

Kepala Balai Taman Nasional Tesso Nilo, Heru Sutmantoro, mengatakan kelahiran tersebut menjadi kabar menggembirakan sekaligus menambah semangat dalam upaya menjaga kelestarian gajah Sumatra dan habitatnya.

"Alhamdulillah, kemarin tanggal 28 September 2026, kira-kira pukul 19.00, Mama Lisa telah melahirkan seekor bayi gajah jantan dengan berat kurang lebih 126 kilogram," ujar Heru, Selasa (29/9/2026).

Menurut Heru, kondisi Mama Lisa telah dipantau dokter hewan sebelum proses kelahiran. Pemantauan dilakukan untuk memastikan kondisi fisik dan perkembangan induk menjelang persalinan.

"Dr. Teguh sudah melakukan pengamatan sebelum kelahirannya, melihat kondisi fisiknya. Malam harinya Mama Lisa melahirkan gajah jantan," katanya.

Heru menyebut kelahiran tersebut menjadi kabar membahagiakan di tengah upaya konservasi dan penyelamatan habitat gajah Sumatra.

"Saat ini Kementerian Kehutanan sedang melakukan upaya untuk penyelamatan habitat gajah di Sumatera ini," ujarnya.

Ia menambahkan, kelahiran anak gajah tersebut menjadi dorongan bagi Balai Taman Nasional Tesso Nilo untuk semakin memperkuat perlindungan kawasan TNTN.

"Ini merupakan penyemangat dan dorongan kami untuk bekerja lebih keras dan maksimal lagi dalam mempertahankan Taman Nasional Tesso Nilo sebagai habitat dan rumah gajah Sumatera di Provinsi Riau," tutur Heru.

Kelahiran anak gajah jantan tersebut diharapkan menambah populasi gajah Sumatra sekaligus memperkuat peran TNTN sebagai salah satu habitat penting satwa dilindungi tersebut di Riau.(rri/red)