• Sat, Jun 2026

Pemprov Riau Gandeng Arara Abadi dan PHR Perbaiki Ruas Jalan Minas–Tualang Timur

Pemprov Riau Gandeng Arara Abadi dan PHR Perbaiki Ruas Jalan Minas–Tualang Timur

Jalan Simpang Tualang, Minas, Kabupaten Siak, Riau.


PEKANBARU : SERANTAU MEDIA  – Pemerintah Provinsi Riau menggandeng PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) dan PT Arara Abadi untuk mempercepat perbaikan ruas jalan provinsi Simpang Minas–Simpang Pemda–Simpang Tualang Timur yang selama ini menjadi jalur vital perekonomian masyarakat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR-PKPP Riau, Zulfahmi, mengatakan kerja sama tersebut telah ditandai dengan penandatanganan kesepakatan pemeliharaan jalan antara Pemprov Riau, PHR, dan PT Arara Abadi.

"Jumat kemarin kami telah melakukan penandatanganan kerja sama dengan PT PHR dan PT Arara Abadi. Ini merupakan langkah penting untuk memperkuat kolaborasi dalam percepatan perbaikan infrastruktur jalan," kata Zulfahmi, Sabtu (6/6).

Menurut dia, perbaikan jalan akan dilakukan secara bertahap dengan pembagian pekerjaan antara pemerintah daerah dan pihak perusahaan.

Pada segmen STA 00+100 hingga STA 01+100, pekerjaan perbaikan akan dibiayai dan dilaksanakan oleh Pemprov Riau melalui APBD 2026. Pekerjaan fisik di ruas tersebut dijadwalkan mulai berjalan pada pekan kedua Juni 2026.

"Alat berat direncanakan mulai diturunkan ke lapangan pada minggu kedua Juni atau pekan depan," ujarnya.

Sementara itu, segmen STA 01+100 hingga STA 01+600 akan dikerjakan oleh PT Pertamina Hulu Rokan dengan target pelaksanaan pada Juli 2026.

Adapun segmen STA 01+600 hingga STA 02+100 akan ditangani PT Arara Abadi dan dijadwalkan mulai dikerjakan pada Oktober 2026.

Zulfahmi mengatakan keterlibatan perusahaan dalam proyek tersebut diharapkan dapat mempercepat peningkatan kualitas infrastruktur jalan sehingga mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi di wilayah tersebut.

Selain PHR dan Arara Abadi, Pemprov Riau juga mengupayakan dukungan dari sejumlah pelaku usaha lain yang beroperasi di sepanjang jalur tersebut, termasuk PT Pelindo dan perusahaan-perusahaan kelapa sawit.

"Kami juga meminta kontribusi dari Pelindo dan perusahaan kelapa sawit yang memanfaatkan ruas jalan tersebut agar perbaikan dapat dilakukan secara lebih optimal," kata Zulfahmi.***