BATAM : SERANTAU MEDIA – Puluhan relawan menggelar aksi bersih pantai di kawasan pesisir Tanjung Uma, Kota Batam, Sabtu (25/4/2026), dalam rangka memperingati Hari Bumi 2026. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 1,7 ton sampah berhasil dikumpulkan dari tiga titik lokasi.
Aksi ini diinisiasi PT Batam On Global Group, PT Cladtek Bi-Metal Manufacturing, Free The Sea, dan MAPALA Polibatam dengan menyasar area pesisir yang berhadapan langsung dengan laut, yang kerap dipenuhi limbah plastik, kayu, dan sampah rumah tangga.
Project Executive Batam On Global Group, Winda Sari, mengatakan jumlah sampah yang terkumpul menunjukkan persoalan lingkungan di wilayah pesisir masih memerlukan perhatian serius.
“Dari tiga titik yang dibersihkan hari ini, total sampah yang terkumpul mencapai sekitar 1,7 ton,” ujarnya di sela kegiatan.
Selain aksi bersih pantai, kegiatan juga diisi dengan lokakarya pengolahan limbah plastik. Para peserta bersama mahasiswa diajarkan memanfaatkan sampah menjadi produk bernilai guna, seperti gantungan kunci.
Winda menegaskan, upaya menjaga kebersihan lingkungan tidak cukup hanya melalui kegiatan bersih-bersih, tetapi juga membutuhkan perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah.
Program ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang telah berjalan sejak 2023. Sepanjang 2025, kegiatan serupa telah dilakukan sebanyak 12 kali dengan total hampir 10 ton sampah terkumpul.
Kegiatan ini turut melibatkan berbagai elemen, termasuk komunitas dan mahasiswa, guna meningkatkan kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan lingkungan pesisir.
Edukasi kepada masyarakat, khususnya ibu-ibu dan anak-anak, juga terus dilakukan agar terbiasa tidak membuang sampah sembarangan serta memahami cara sederhana mengelola limbah rumah tangga.
“Harapan kami, kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan bisa tertanam di masyarakat,” kata Winda.***