BATAM, SERANTAU MEDIA – Wali Kota Batam Amsakar Achmad menegaskan, pembangunan daerah harus dimulai dari perencanaan yang kuat di tingkat kelurahan. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Musrenbang Kelurahan Sadai dan Sungai Pelunggut Tahun 2026, Minggu (11/1/2026).
Amsakar menekankan, Musrenbang bukan sekadar forum menyampaikan aspirasi, melainkan bagian dari mekanisme perencanaan pembangunan yang resmi, sistematis, dan berjenjang, mulai dari kelurahan hingga tingkat kota.
“Seluruh tahapan ini kita lalui untuk menyaring dan menetapkan skala prioritas pembangunan, dari pra-musrenbang hingga musrenbang kota,” ujarnya.
Ia menjelaskan, usulan yang disepakati di tingkat kelurahan harus sudah diprioritaskan sebelum dibahas di kecamatan. Selanjutnya, usulan tersebut diselaraskan dengan kemampuan APBD, pokok pikiran DPRD, serta arah kebijakan dan visi-misi kepemimpinan Amsakar–Li Claudia.
Amsakar memaparkan, jika seluruh usulan digabungkan, kebutuhan anggaran bisa mencapai Rp9 triliun, sementara kemampuan APBD Batam saat ini sekitar Rp4,27 triliun.
“Tidak semua usulan bisa diakomodasi. Kita harus memilih program yang manfaatnya paling besar bagi masyarakat,” tegasnya.
Meski demikian, Amsakar mengajak masyarakat tetap optimistis. Ia menyebut berbagai indikator pembangunan Batam menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi mencapai 6,89 persen, realisasi investasi hingga triwulan III 2025 menembus Rp54,74 triliun atau 91 persen dari target, dan IPM meningkat menjadi 83,8.
Capaian itu, kata Amsakar, mencerminkan membaiknya kualitas pendidikan, kesejahteraan, dan kesehatan warga. Batam pun menjadi yang terbaik di Kepri dan masuk lima besar daerah dengan kinerja pembangunan terbaik di Sumatera.
Selain itu, tingkat pengangguran dan kemiskinan terus menurun. Persentase penduduk miskin turun dari 4,85 persen menjadi 3,81 persen, mengantarkan Batam meraih penghargaan nasional atas kinerja penurunan kemiskinan.
“Semua ini hasil kerja bersama. Partisipasi masyarakat melalui Musrenbang menjadi kunci agar pembangunan Batam benar-benar menjawab kebutuhan warga,” pungkasnya.(rls/red)