Batam – Angin badai menerjang kawasan industri PT VME yang berada di Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batuampar, Batam, pada Rabu (22/7) pagi menjelang siang. Terjangan angin yang datang secara tiba-tiba mengakibatkan bangunan workshop mengalami kerusakan berat dan sempat memicu kepanikan para pekerja.
Peristiwa tersebut terekam dalam sejumlah video yang beredar di media sosial. Dalam rekaman terlihat atap dan sebagian dinding workshop terbuka setelah dihantam angin kencang. Para pekerja tampak berlarian keluar dari dalam bangunan untuk menyelamatkan diri dari material yang beterbangan.
Terdengar pula teriakan peringatan, "Awas... minggir, minggir woi!" ketika angin semakin menguat dan lembaran atap seng beterbangan di sekitar lokasi. Beberapa bagian bangunan dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah akibat terjangan angin tersebut.
Suasana di area workshop sempat mencekam hingga seluruh pekerja berhasil keluar dari lokasi guna menghindari potensi tertimpa material bangunan yang rusak.
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari salah seorang pekerja di dalam perusahaan, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka.
"Aman terkendali, hanya saja bangunan workshop yang rusak berat," ujar sumber pekerja.
Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui penyebab pasti terjadinya angin kencang tersebut maupun besaran kerugian material yang ditimbulkan. Aktivitas di kawasan industri diperkirakan akan menyesuaikan dengan proses pemeriksaan dan penanganan terhadap bangunan yang mengalami kerusakan.