BATAM, SERANTAU MEDIA - Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Kepulauan Riau mencatat sebanyak 11.351 calon haji akan diberangkatkan melalui Embarkasi Batam pada mulai April 2026.
Kepala Kanwil Kemenhaj Kepri, Muhammad Syafii, menjelaskan bahwa belasan ribu jamaah tersebut berasal dari empat provinsi, yakni Kepulauan Riau (Kepri), Riau, Jambi, dan Kalimantan Barat.
“Seluruh jamaah yang tergabung dalam Embarkasi Batam berjumlah 11.351 orang dari empat provinsi yakni Kepri, Riau, Jambi dan Kalimantan Barat,” ujar Syafii saat dihubungi di Batam, Sabtu.
Berdasarkan data Kemenhaj Kepri, Provinsi Riau menyumbang jumlah jamaah terbanyak, disusul oleh Jambi dan Kalimantan Barat:
“Kloter pertama dari Kepri dijadwalkan berangkat pada 22 April. Saat ini, proses penerbitan visa jamaah masih berlangsung,” kata dia.
Syafii menjelaskan, Kanwil Kemenhaj Kepri telah melaksanakan proses pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH), validasi dokumen, dan sinkronisasi data melalui Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (SISKOHAT).
Selain itu, manasik haji juga telah digelar secara berjenjang di tingkat kabupaten/kota.
“Kegiatan tersebut mencakup pembinaan ibadah, simulasi perjalanan, edukasi kesehatan, serta penguatan kesiapan mental dan spiritual jamaah,” ujarnya.
Dari aspek kesehatan, Kanwil Kemenhaj Kepri bersama instansi terkait memastikan seluruh jamaah menjalani pemeriksaan kesehatan, penetapan status istitha’ah, serta vaksinasi wajib sebagai bagian dari persiapan keberangkatan.
“Kami juga telah berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan terkait penerbangan, embarkasi, dan layanan di Asrama Haji Batam untuk menjamin kelancaran keberangkatan serta pelayanan jamaah,” kata dia.
Kanwil Kemenhaj Kepri juga telah melaksanakan pendidikan dan pelatihan bagi petugas kloter Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Batam guna memastikan pelayanan yang profesional dan responsif.
“Kami terus mematangkan persiapan untuk keberangkatan di April mendatang, di mana kloter pertama akan memasuki Asrama Haji Batam pada tanggal 21 April dan berangkat pada esok harinya dengan maskapai Saudia Airlines,” katanya. (Ant/red)