KEPRI : SERANTAU MEDIA – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad meluncurkan Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak se-Provinsi Kepri Tahun 2026, Senin (9/2/2026). Program ini bertujuan menjaga daya beli masyarakat serta menstabilkan harga dan pasokan pangan.
Peluncuran GPM dipusatkan di Lapangan Terminal Sei Carang, Tanjungpinang, dan ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama para pemangku kepentingan untuk peningkatan produksi serta stabilisasi harga pangan di Kepri.
Sejumlah kebutuhan pokok dijual dengan harga terjangkau, antara lain beras SPHP Bulog Rp58.000 dan beras premium Rp70.000 per 5 kg, Minyak Kita Rp14.000 per liter, serta telur Rp50.000 per papan.
Gubernur Ansar menegaskan, GPM merupakan bagian dari gerakan nasional untuk memastikan kehadiran negara dalam menjamin kebutuhan dasar masyarakat.
“GPM adalah wujud kehadiran negara dalam menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan bagi masyarakat,” ujarnya.
Ansar juga menyampaikan, sepanjang 2025 GPM telah digelar 79 kali di seluruh kabupaten/kota di Kepri. Pada 2026, Pemprov Kepri menargetkan 69 kali pelaksanaan, dengan melibatkan organisasi kemasyarakatan dan profesi, terutama menjelang hari besar keagamaan.
Salah seorang warga Tanjungpinang, Siti Rahma (42), mengaku terbantu dengan program tersebut. “Harganya lebih murah, terutama beras dan minyak. Sangat membantu kebutuhan rumah tangga,” katanya.(rls/red)