• Wed, Feb 2026

Kedubes AS Gelar Pelatihan Guru Bahasa Inggris di Natuna

Kedubes AS Gelar Pelatihan Guru Bahasa Inggris di Natuna

Mr. William Pickery bersama Wakil Bupati Natuna Jarmin, Kacabdis Pendidikan Provinsi Kepri Sutomo dan Kepala Sekolah SMAN 2 Bunguran Timur. (Foto : RRI)


NATUNA, SERANTAU MEDIA – Kedutaan Besar Amerika Serikat melalui perwakilannya, Mr. William Pickery, mengunjungi Kabupaten Natuna dan menggelar pelatihan bagi guru bahasa Inggris di SMAN 2 Bunguran Timur, Senin (9/2/2026). Kegiatan ini diikuti puluhan guru dari berbagai sekolah di Natuna.

Pelatihan yang berlangsung di aula SMAN 2 Bunguran Timur tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan 250 tahun kemerdekaan Amerika Serikat. Program ini sekaligus menjadi upaya penguatan sektor pendidikan, khususnya peningkatan kompetensi guru bahasa Inggris di daerah perbatasan.

Kepala SMAN 2 Bunguran Timur, Arqam Alfarisy, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan inisiatif Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta yang berkolaborasi dengan Konsulat AS di Medan. 

Natuna dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki karakter geografis yang unik serta potensi strategis sebagai wilayah terdepan Indonesia.

“Salah satu agenda utama adalah English Training for English Teachers yang diikuti 24 guru bahasa Inggris, termasuk dari Kecamatan Midai,” ujar Arqam.

Peserta pelatihan dipilih dari guru yang aktif mengajar dan konsisten menggunakan bahasa Inggris dalam proses pembelajaran. Materi disampaikan langsung oleh Mr. William Pickery dengan pendekatan interaktif dan komunikatif, sehingga peserta dapat memahami metode pengajaran yang lebih efektif dan aplikatif.

Arqam berharap pelatihan ini mampu mendorong para guru menerapkan metode pembelajaran bahasa Inggris yang lebih sederhana, mudah dipahami, dan relevan dengan kebutuhan siswa. 

Peningkatan kualitas pengajaran diharapkan berdampak pada kemampuan berbahasa Inggris siswa serta memperluas wawasan global pelajar Natuna.

Selain itu, kunjungan ini diharapkan menjadi pintu awal kerja sama yang lebih luas antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan Amerika Serikat, termasuk peluang akses beasiswa luar negeri bagi pelajar Natuna. 

Arqam juga menyoroti pemanfaatan American Corner sebagai pusat informasi pendidikan dan referensi global yang dapat diakses siswa, termasuk melalui platform pembelajaran daring. (RRI/red)