• Tue, Sep 2026

Kemarau Melanda, Polres Anambas Kirim 20 Ton Air Bersih Pakai Pompong ke Desa Sri Tanjung

Kemarau Melanda, Polres Anambas Kirim 20 Ton Air Bersih Pakai Pompong ke Desa Sri Tanjung

Proses pendistribusian air pada Senin (31/8/2026) oleh petugas gabungan di Desa Sri Tanjung. (Foto : Dok. olres Kepulauan Anambas)


ANAMBAS : SERANTAU MEDIA – Kesulitan mendapatkan air bersih akibat musim kemarau mendorong Polres Kepulauan Anambas menempuh jalur laut untuk membantu warga Desa Sri Tanjung. Sebanyak 20 ton air bersih dikirim menggunakan pompong untuk memenuhi kebutuhan sekitar 300 warga.

Distribusi air bersih dilakukan mulai Senin (31/8/2026) pagi. Jalur laut dipilih karena akses darat menuju Desa Sri Tanjung sulit dilalui kendaraan roda empat.

Wakapolres Kepulauan Anambas Kompol Shallahuddin mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian kepolisian terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan dasar selama musim kemarau.

“Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ketika warga mengalami kesulitan air bersih, kami berupaya membantu sesuai kemampuan yang kami miliki,” ujar Shallahuddin.

Penyaluran air bersih dilakukan bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Kepulauan Anambas. Kegiatan tersebut juga melibatkan Satpolairud, Polsek Siantan, Pemerintah Desa Sri Tanjung, petugas Damkarmat, serta masyarakat setempat.

Shallahuddin mengatakan bantuan air diharapkan dapat meringankan kebutuhan warga, terutama untuk keperluan rumah tangga dan menjaga kebersihan selama musim kemarau.

Air bersih tersebut diangkut menggunakan KM Star 58 GT 30 dan satu pompong milik masyarakat. Distribusi turut dikawal dua armada patroli, yakni kapal patroli Polair KP XXXI-2005 dan kapal patroli C3 Mini.

Selain menyalurkan bantuan, Polres Kepulauan Anambas mengimbau masyarakat menghemat penggunaan air. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengantisipasi kemungkinan berlanjutnya keterbatasan air bersih selama musim kemarau.

Kepolisian juga mengajak masyarakat berkoordinasi dengan pemerintah desa apabila mengalami kesulitan mendapatkan air bersih sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.(ant/red)