• Fri, Mar 2026

Pemko Pekanbaru Gandeng Polda Riau Ubah Sampah TPA Muara Fajar Jadi Energi Listrik

Pemko Pekanbaru Gandeng Polda Riau Ubah Sampah TPA Muara Fajar Jadi Energi Listrik


PEKANBARU : SERANTAU MEDIA⁠⁠⁠⁠⁠⁠ – Pemerintah Kota Pekanbaru menggandeng Polda Riau untuk menghadirkan teknologi Waste to Energy (WTE) sebagai solusi pengelolaan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Muara Fajar. Melalui teknologi ini, timbunan sampah akan dimanfaatkan menjadi sumber energi terbarukan dari gas metana.

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, mengatakan program tersebut menjadi langkah strategis dalam mengatasi persoalan sampah sekaligus menciptakan nilai ekonomi dari limbah perkotaan.

“Melalui teknologi Waste to Energy, sampah tidak lagi dipandang sebagai masalah semata, tetapi dapat diolah menjadi energi yang bermanfaat bagi masyarakat,” kata Agung saat meninjau TPA Muara Fajar bersama jajaran Polda Riau, Jumat (6/3/2026).

Dalam skema teknisnya, gas metana dari timbunan sampah akan ditangkap dan diolah melalui pembangkit listrik tenaga biogas. Proyek ini diperkirakan mampu menghasilkan listrik hingga 3 megawatt (MW) dengan potensi produksi energi sekitar 20,5 juta kWh per tahun.

Menariknya, proyek ini tidak menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Pemko Pekanbaru menerapkan skema business-to-business (B2B) dengan melibatkan investor swasta sehingga tidak membebani keuangan daerah, termasuk tanpa biaya tipping fee yang umumnya muncul dalam pengelolaan sampah.

Agung juga mengapresiasi dukungan Polda Riau di bawah kepemimpinan Kapolda Irjen Pol Herry Heryawan yang memfasilitasi kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah, investor hingga akademisi.

Pemanfaatan teknologi WTE ini diharapkan mampu mengurangi volume sampah secara signifikan sekaligus mendukung upaya pengurangan emisi gas rumah kaca. Pemko Pekanbaru pun berkomitmen memperkuat sistem pengelolaan sampah terpadu serta mendorong masyarakat melakukan pemilahan sampah dari rumah. (MCR/red)