• Thu, Sep 2026

Pemprov Riau Dukung Percepatan Program Listrik Desa, 72 Dusun Jadi Sasaran 2026

Pemprov Riau Dukung Percepatan Program Listrik Desa, 72 Dusun Jadi Sasaran 2026

Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Dr. H. Syahrial Abdi, dalam forum sinkronisasi Program Listrik Desa (Lisdes) di Kantor PLN UID Riau dan Kepulauan Riau, Pekanbaru, Rabu (16/9/2026). (Foto:KONEKSI)


PEKANBARU : SERANTAU MEDIA — Pemerintah Provinsi Riau mendukung percepatan pemerataan akses listrik hingga ke wilayah perdesaan. Pada 2026, Program Listrik Desa (Lisdes) di Riau ditargetkan menjangkau 72 dusun dengan potensi sekitar 7.000 calon pelanggan.

Dukungan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Riau Syahrial Abdi dalam forum sinkronisasi Program Lisdes di Kantor PLN UID Riau dan Kepulauan Riau, Pekanbaru, Rabu (16/9/2026).

Syahrial mengatakan, rasio elektrifikasi di Riau memang telah mendekati 100 persen. Namun, masih terdapat sejumlah dusun dan rumah tangga yang belum mendapatkan akses listrik.

"Meski rasio elektrifikasi Riau sudah mendekati 100 persen, masih terdapat dusun dan rumah tangga yang belum mendapatkan akses listrik," ujar Syahrial.

Menurutnya, capaian rasio elektrifikasi secara umum perlu diikuti dengan pemerataan akses hingga ke wilayah yang masih membutuhkan layanan kelistrikan.

Karena itu, usulan lokasi dari pemerintah kabupaten dan kota perlu disinkronkan serta diverifikasi bersama PLN. Verifikasi tersebut diperlukan untuk memastikan lokasi yang diajukan sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan kondisi di lapangan.

"Karena itu, usulan dari kabupaten/kota perlu disinkronkan dan diverifikasi agar kebutuhan kelistrikan masyarakat dapat terpenuhi," katanya.

Forum sinkronisasi juga membahas kesiapan lahan dan penyelesaian perizinan untuk pembangunan jaringan listrik. Persoalan tersebut menjadi perhatian terutama pada lokasi yang berada di dalam atau melintasi kawasan hutan maupun area penggunaan lain.

PLN bersama pemerintah daerah dan kementerian/lembaga terkait melakukan penyelarasan data sejak tahap perencanaan untuk memastikan kesiapan lokasi pembangunan jaringan listrik.

Program Lisdes di Riau akan dilanjutkan pada 2027 dengan sasaran 348 dusun. Pemerintah Provinsi Riau berharap koordinasi lintas sektor terus diperkuat agar pembangunan jaringan listrik dapat berjalan sesuai kebutuhan dan menjangkau masyarakat yang belum memperoleh akses listrik.

Selain menyediakan penerangan, perluasan jaringan listrik diharapkan mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat di wilayah perdesaan. (Rls/red)