BATAM, SERANTAU MEDIA - Guna mencegah terjadinya gangguan keamanan di wilayah terdampak air bersih, Tanjung Sengkang, Polsek Batu Ampar menurunkan sejumlah personel untuk melakukan pengawasan pendistribusian air bersih dari PT. Air Batam Hilir (ABH).
Kapolsek Batu Ampar, Kompol Amru Abdullah, mengatakan personel ditempatkan di lokasi yang rawan penumpukan warga maupun potensi konflik.
Pengamanan dilakukan sejak pagi hingga malam hari dengan pola pengamanan terbuka dan tertutup. Pengamanan dilakukan sejak tanggal 23 Januari lalu hingga saat ini.
“Pengamanan ini kami lakukan agar pendistribusian air bersih dapat berjalan lancar, aman, dan merata, serta masyarakat merasa nyaman dan terlindungi. Polri hadir untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap optimal,” ujarnya, Kamis 29 Januari 2025.
Kapolsek melanjutkan, kehadiran polisi tidak dimaknai sebagai ancaman namun lebih kepada perlindungan warga agar tidak terjadi masalah baru saat pendistribusian air. Sejauh ini, warga tampak tertib dan memiliki tenggang rasa sehingga tidak ada satupun yang meminta lebih dari peruntukannya.
Sebanyak 66 trip mobil tangki sudah didistribusikan kepada warga Tanjung Sengkuang, antara lain RW 01, RW 02, RW 03, RW 04, RW 05, RW 08, RW 10, RW 11, RW 12, RW 13, dan RW 17. Sementara itu, untuk RW 14 dilaporkan pasokan air telah kembali mengalir secara normal.
Diketahui, pengerahan tangki air bersih dari PT. ABH sebagai operator yang ditunjuk oleh BP Batam merupakan kebijakan jangka pendek untuk mengatasi bermasalahnya pendistribusian air pada 18 titik stres area di seluruh wilayah Batam. ***