• Mon, Jul 2026

Batam Jajaki Kerja Sama Pendidikan Vokasi dengan Jeonju Vision College Korea Selatan

Batam Jajaki Kerja Sama Pendidikan Vokasi dengan Jeonju Vision College Korea Selatan

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyalami President Jeonju Vision College, Woo Byung-hun, saat pertemuan di Kantor Wali Kota Batam, Senin (27/7/2026). Foto : HUMAS DISKOMINFO BATAM


BATAM : SERANTAU MEDIA– Pemerintah Kota Batam menjajaki kerja sama pendidikan vokasi dengan Jeonju Vision College, Korea Selatan, guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Peluang kerja sama tersebut dibahas saat Wali Kota Batam Amsakar Achmad menerima audiensi Traverse Edu bersama perwakilan Jeonju Vision College di Kantor Wali Kota Batam, Senin (27/7/2026).

Dalam pertemuan itu, delegasi Korea Selatan menawarkan program pendidikan vokasi yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa asal Batam untuk menempuh pendidikan di Jeonju Vision College melalui skema beasiswa, kuliah sambil bekerja paruh waktu, hingga dukungan penempatan kerja setelah lulus.

Amsakar menyambut baik rencana kolaborasi tersebut. Menurutnya, peningkatan kualitas SDM menjadi kebutuhan mendesak seiring pesatnya pertumbuhan investasi dan industri di Batam.

"Terima kasih atas kunjungan ini. Kami menyambut baik setiap bentuk kolaborasi yang dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia," kata Amsakar.

Ia menjelaskan Batam memiliki posisi strategis sebagai kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas (Free Trade Zone/FTZ), serta didukung empat Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), yakni Nongsa Digital Park, Batam Aero Technic, Tanjung Sauh, dan KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam.

Selain itu, Batam memiliki 31 kawasan industri dan sekitar 135 galangan kapal yang menjadi penggerak sektor manufaktur dan maritim. Kondisi tersebut, menurut Amsakar, membutuhkan tenaga kerja yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia industri.

"Saya meyakini Jeonju Vision College dapat menjadi salah satu mitra strategis dalam mencetak SDM unggul yang siap memasuki dunia kerja," ujarnya.

Ia menambahkan kebutuhan tenaga terampil di Batam terus meningkat, terutama pada sektor perkapalan, teknologi informasi, pusat data (data center), maintenance, repair and overhaul (MRO) pesawat, serta energi baru dan terbarukan.

Sementara itu, President Jeonju Vision College Woo Byung-hun mengatakan kampusnya telah berpengalaman menerima mahasiswa asal Indonesia dengan kurikulum yang disusun sesuai kebutuhan industri, khususnya di bidang perkapalan, mesin, otomotif, dan energi terbarukan.

Menurut Woo, pihaknya membuka peluang bagi sekitar 20 hingga 30 peserta asal Batam untuk mengikuti pendidikan melalui program beasiswa di Korea Selatan.

"Kami berharap program ini dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mendukung perkembangan industri di Batam," katanya. (rls/red)