• Fri, Mar 2026

Jelang Idulfitri, Pemulangan PMI Deportasi dari Malaysia Terus Berlangsung

Jelang Idulfitri, Pemulangan PMI Deportasi dari Malaysia Terus Berlangsung


PEKANBARU: SERANTAU MEDIA⁠⁠⁠⁠⁠⁠ – Sebanyak 38 Pekerja Migran Indonesia (PMI) kembali dideportasi dari Malaysia dan dipulangkan melalui Pelabuhan Dumai, Kamis (12/3/2026). Mereka tiba di Indonesia menggunakan kapal Indomal Sovereign.

Kepala Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Riau, Fanny Wahyu Kurniawan, mengatakan pemulangan PMI dari Malaysia masih terus berlangsung, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Sebanyak 38 PMI deportasi kembali tiba di Dumai. Sebelumnya, pada pekan lalu 51 orang juga dipulangkan melalui KJRI Johor Bahru,” kata Fanny, Jumat.

Ia menjelaskan, sebagian besar PMI yang dipulangkan merupakan pekerja migran nonprosedural atau tidak memiliki dokumen resmi. Mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia, antara lain Aceh, Riau, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Jawa Timur, Jawa Barat, Jambi, NTB, DIY, Kalimantan Barat, dan Maluku.

Dari total 38 orang tersebut, 28 orang laki-laki dan 10 orang perempuan.

Fanny menambahkan, selama bulan Ramadan ini pemulangan PMI deportasi melalui Pelabuhan Dumai sudah dilakukan tiga kali dengan total sekitar 203 orang.

“Dua pekan lalu sebanyak 165 orang dipulangkan, dan pekan ini 38 orang. Jadi totalnya sudah 203 PMI yang kembali ke Indonesia selama Ramadan,” ujarnya.

Menurut Fanny, pemulangan PMI kemungkinan masih akan berlanjut hingga menjelang Lebaran agar para pekerja migran dapat kembali ke daerah asal dan merayakan Idulfitri bersama keluarga.

BP3MI Riau memastikan seluruh PMI yang tiba di Dumai akan didata dan difasilitasi untuk kembali ke kampung halaman masing-masing. Sebagian besar dari mereka juga dilaporkan dalam kondisi sehat.(MCR/red)