INDRAGIRI HULU : SERANTAU MEDIA – Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kelurahan Sungai Guntung Hilir, Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu, masih berlangsung hingga hari ke-11, Kamis (13/8/2026).
Tim Manggala Agni Daops Sumatera VII/Rengat bersama unsur gabungan terus melakukan pemadaman dan penyekatan untuk menahan pergerakan api di kawasan yang didominasi lahan gambut, semak belukar, dan perkebunan kelapa sawit milik masyarakat.
Kepala Manggala Agni Daops Sumatera VII/Rengat, Muhammad Ilham Sidik, mengatakan hingga Kamis sore, luas lahan yang berhasil dipadamkan mencapai sekitar 20,9 hektare. Namun, api belum sepenuhnya berhasil dipadamkan.
“Pemadaman masih terus dilakukan. Sampai hari ini sekitar 20,9 hektare sudah berhasil dipadamkan, namun api masih belum padam dan penanganan akan kami lanjutkan,” kata Ilham, Kamis malam.
Ia menjelaskan, pergerakan api saat ini terutama mengarah ke sisi utara dan timur. Sementara itu, bagian barat lokasi kebakaran telah berhasil disekat menggunakan tanggul.
Dalam operasi pemadaman tersebut, tim telah membuat sekat bakar sepanjang 1,4 kilometer dan membangun 12 titik embung untuk mendukung kebutuhan air. Selain itu, sekitar 900 meter bagian kepala api telah berhasil dikendalikan.
“Sekat bakar sepanjang 1,4 kilometer sudah dibuat, kemudian ada 12 titik embung. Untuk kepala api, sekitar 900 meter sudah berhasil dikendalikan,” ujarnya.
Meski demikian, proses pemadaman masih menghadapi sejumlah kendala. Akses menuju titik kepala api belum sepenuhnya terbuka, sementara ketersediaan sumber air di beberapa titik masih terbatas. Kondisi angin kencang juga menjadi tantangan bagi petugas di lapangan.
Sumber air untuk mendukung operasi pemadaman berasal dari parit, embung, dan kanal yang berada di sekitar lokasi kebakaran.
Operasi pemadaman pada Kamis berlangsung sejak pukul 07.30 hingga 17.30 WIB. Tim gabungan yang terlibat terdiri atas personel Manggala Agni, TNI, Polri, BPBD, BBKSDA, tim RPK perusahaan, serta masyarakat.
Untuk mendukung operasi, Manggala Agni mengerahkan empat unit kendaraan roda empat, 22 unit kendaraan roda dua, delapan unit mesin Mini Strike, empat unit mesin Mark 3, serta berbagai peralatan pemadaman lainnya.
Dengan kondisi api yang belum sepenuhnya padam, operasi pemadaman akan kembali dilanjutkan pada Jumat (14/8/2026).
Tim akan memprioritaskan pembukaan akses menuju titik kepala api, pengendalian penjalaran api, serta pemadaman lanjutan untuk memastikan kebakaran tidak kembali meluas.(MCR/red)