• Fri, Jul 2026

Karhutla Meluas di Bengkalis dan Rohil, Manggala Agni Kerahkan Tiga Regu Pemadam

Karhutla Meluas di Bengkalis dan Rohil, Manggala Agni Kerahkan Tiga Regu Pemadam

Karhutla di Desa Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Kamis (16/7/2026). Foto: Tim Manggala Agni.


PEKANBARU : SERANTAU MEDIA – Tim Manggala Agni terus berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Bengkalis dan Rokan Hilir, Kamis (16/7/2026). Kondisi angin kencang, asap pekat, serta vegetasi kering menjadi tantangan utama dalam upaya pemadaman.

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, mengatakan operasi pemadaman difokuskan di dua lokasi, yakni Desa Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, dan Kepenghuluan Bagan Punak, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir.

Di Bagan Punak, operasi pemadaman telah memasuki hari ketiga. Kebakaran terjadi di lahan gambut dengan estimasi luas sekitar 10 hektare.

"Untuk lokasi di Kepenghuluan Bagan Punak, Bangko, hari ini merupakan hari pemadaman ketiga. Estimasi luas areal sekitar 10 hektare dan masih ditangani satu regu Manggala Agni Daops Dumai," kata Ferdian.

Sementara itu, proses pemadaman di Desa Pematang Pudu menghadapi kendala berupa asap pekat, angin kencang, dan banyaknya bahan bakar alami berupa vegetasi kering yang mempercepat penyebaran api.

Untuk memperkuat penanganan, Manggala Agni mengerahkan dua regu dari Daops Dumai dan Daops Pekanbaru. Satu regu tambahan dari Daops Siak juga diberangkatkan ke lokasi untuk membantu proses pemadaman.

"Lokasi di Pematang Pudu saat ini berasap sangat pekat, angin kencang, dan bahan bakar kering berlimpah sehingga mempercepat penyebaran api. Dua regu sudah berada di lokasi, sementara satu regu dari Daops Siak masih dalam perjalanan," ujarnya.

Selain personel darat, upaya pemadaman juga diperkuat dengan operasi water bombing menggunakan helikopter untuk menurunkan intensitas api di titik-titik yang sulit dijangkau.

Namun, hingga kini petugas belum dapat memastikan luas lahan yang terbakar di Pematang Pudu karena tebalnya asap membatasi jarak pandang dan menyulitkan proses pemetaan.

"Kami masih melakukan konfirmasi di lapangan. Estimasi luas kebakaran belum dapat dipastikan karena asap masih pekat dan jarak pandang sangat terbatas," kata Ferdian.

Operasi pemadaman melibatkan unsur Manggala Agni, BPBD, TNI, Polri, serta Masyarakat Peduli Api (MPA) yang terus bersinergi mencegah meluasnya kebakaran di kedua wilayah tersebut. (MCR/red)