PEKANBARU : SERANTAU MEDIA – Rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Riau bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang membahas Laporan Hasil Keuangan Pemerintah (LHKP) Tahun 2025 di Gedung DPRD Riau, Kamis (16/7/2026), berakhir ricuh. Kericuhan diduga dipicu perselisihan antara Wakil Ketua DPRD Riau Parisman Ihwan dan Ketua Komisi V DPRD Riau Indra Gunawan Eet.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, perselisihan bermula saat rapat berlangsung di Ruang Medium. Keduanya terlibat adu argumen hingga suasana memanas. Ketegangan sempat mereda setelah rapat diskors, namun kembali memuncak usai rapat selesai sekitar pukul 15.00 WIB.
Indra Gunawan Eet disebut kembali mendatangi Ruang Medium untuk menemui Parisman Ihwan. Pertemuan keduanya kemudian berlanjut di luar ruangan dan diduga memicu aksi saling pukul yang melibatkan sejumlah orang dari kedua kubu.
Akibat insiden tersebut, seorang petugas keamanan Sekretariat DPRD Riau, Harianto atau Anto Gledor, mengalami luka di bagian kepala saat berusaha melerai keributan dan dilarikan ke rumah sakit. Seorang anggota rombongan yang disebut berada di pihak Indra Gunawan Eet juga dilaporkan mengalami luka ringan.
Sebelum bentrokan terjadi, Parisman Ihwan disebut sempat mendatangi Ruang Komisi V untuk mencari Indra Gunawan Eet setelah keduanya berselisih dalam rapat. Namun, Indra Gunawan Eet saat itu sudah tidak berada di ruangan tersebut. Rapat Banggar kemudian dilanjutkan dengan dipimpin Parisman Ihwan, sementara Indra Gunawan Eet tidak lagi mengikuti jalannya rapat.
Sejumlah anggota Banggar dan pegawai Sekretariat DPRD Riau yang berada di lokasi berupaya meredakan ketegangan. Keributan akhirnya dapat dihentikan setelah beberapa menit.
Hingga Kamis sore, belum ada keterangan resmi dari Parisman Ihwan maupun Indra Gunawan Eet terkait penyebab perselisihan tersebut. Sekretariat DPRD Riau juga belum menyampaikan penjelasan resmi mengenai insiden yang menyebabkan rapat Banggar sempat terganggu.
Peristiwa ini menjadi perhatian karena terjadi di tengah pembahasan agenda penting Banggar DPRD Riau bersama TAPD terkait keuangan daerah. Aparat keamanan internal DPRD masih melakukan pendataan terkait insiden tersebut, sementara kondisi di lokasi telah kembali kondusif setelah kericuhan berhasil diredam.***