TANJUNGPINANG, SERANTAU MEDIA - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjungpinang memprediksi akan terjadi kenaikan jumlah penumpang yang datang maupun yang berangkat selama perayaan dan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Untuk itu, pihaknya telah menyiapkan langkah antisiapasi ketika terjadi lonjakan penumpang.
Kepala KSOP Kelas II Tanjungpinang, Febrianto Dian Iskandar, mengatakan pada Nataru tahun lalu pihaknya mencatat jumlah penumpang yang masuk maupun yang keluar dari Tanjungpinang sebanyak 163 ribu orang. Tahun ini pihaknya memprediksi akan terjadi peningkatan penumpang sebanyak 6,5 persen, menjadi 174 ribu orang.
“Masuk maupun keluar Tanjungpinang baru mencapai 48 ribu 511 orang, masih di bawah realisasi tahun sebelumnya,” ujar Febrianto Dian Iskandar, Rabu (24/12/2025).
Sementara untu mengantisipasi lonjakan penumpang di pelabuhan Sri Bintan Pura pihaknya telah berkoordinasi dengan operator kapal terkait dengan metode pengaturan jadwal keberangkatan. Terutama untuk tujuan telaga punggur, kapal penuh langsung berangkatkan.
“Kami juga menyiapkan 7 armada cadangan yang siaga di pelabuhan,” katanya.
Pada hari- hari padat seperti Sabtu dan Minggu, pihaknya menerapkan kapal yang berkapasitas besar seperti oceana 175 yang mamapu menampung 400 orang.
Langkah tersebut dilakukan agar daya angkut lebih maksimal dan keberangkatan dapat dilakuan secara bersamaan sesaui dengan jadwal yang telah ditetapkan. (RRI/red)