• Sun, Aug 2026

Manggala Agni Masih Berjibaku Padamkan Karhutla di Empat Kabupaten di Riau

Manggala Agni Masih Berjibaku Padamkan Karhutla di Empat Kabupaten di Riau


PEKANBARU : SERANTAU MEDIA – Manggala Agni Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera masih melakukan operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah daerah di Riau, Minggu (16/8/2026). Penanganan berlangsung di Kabupaten Kampar, Rokan Hilir, Bengkalis, dan Indragiri Hulu.

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, mengatakan personel di lapangan tidak hanya fokus memadamkan api, tetapi juga melakukan penanganan lanjutan untuk memastikan tidak ada bara yang tersisa dan berpotensi memicu kebakaran kembali.

“Tim Manggala Agni hari ini masih melakukan pemadaman dan penanganan lanjutan di beberapa lokasi. Untuk lokasi yang sudah memasuki tahap mopping up, personel memastikan tidak ada lagi bara atau titik api yang berpotensi kembali menyala,” ujar Ferdian.

Di wilayah kerja Daops Pekanbaru, satu regu Manggala Agni masih menangani karhutla di Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar. Operasi di lokasi tersebut telah memasuki hari kedua.

Sementara satu regu lainnya dikerahkan ke Desa Pangkalan Baru, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar. Penanganan kebakaran di wilayah ini telah berlangsung selama lima hari.

Di wilayah Daops Dumai, tim masih melakukan penanganan di sejumlah titik. Salah satunya di Kepenghuluan Palika, Kecamatan Palika, Kabupaten Rokan Hilir. Operasi di lokasi tersebut telah memasuki hari kedelapan dan kini berada pada tahap mopping up.

Tahap serupa juga dilakukan di Desa Buluh Apo, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis. Tim telah melakukan penanganan selama tujuh hari dan terus memastikan area yang telah dipadamkan tidak kembali terbakar.

Selain itu, satu regu Manggala Agni juga masih berjibaku menangani kebakaran di Desa Pangkalan Libut, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis. Operasi pemadaman di lokasi ini memasuki hari ketiga.

Penanganan terlama berlangsung di Kelurahan Sei Guntung Hilir, Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu. Hingga Minggu, operasi karhutla di lokasi tersebut telah memasuki hari ke-14.

Sebanyak empat regu Manggala Agni ditempatkan di sejumlah sektor untuk mempercepat pemadaman sekaligus melakukan pengawasan terhadap kemungkinan munculnya kembali titik api.

Ferdian mengatakan penempatan personel disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan di masing-masing lokasi. Selain memadamkan api, tim juga melakukan pemantauan secara intensif agar kebakaran tidak kembali meluas.

“Kami terus menyesuaikan kekuatan personel dengan kebutuhan di lapangan. Regu yang berada di lokasi melakukan pemadaman sekaligus pemantauan untuk memastikan api benar-benar terkendali,” katanya.

Sementara itu, personel bantuan dari Daops Lahat dan Daops Siak telah ditarik dari lokasi operasi setelah kondisi di lapangan dinilai memungkinkan penanganan dilanjutkan oleh tim yang berada di masing-masing daerah operasi.

Menurut Ferdian, pemantauan pascapemadaman menjadi bagian penting dalam operasi penanganan karhutla. Proses mopping up dilakukan untuk memastikan bara api benar-benar padam sehingga tidak kembali memicu kebakaran.

“Kami tetap mengedepankan pemantauan setelah api berhasil dipadamkan. Tahap mopping up penting untuk memastikan tidak ada bara yang tersisa dan mencegah api kembali muncul,” ujarnya.

Manggala Agni bersama unsur terkait akan terus memantau perkembangan karhutla di berbagai wilayah Riau. Operasi pemadaman dilakukan dengan menyesuaikan kondisi lapangan dan cuaca, sekaligus tetap mengutamakan keselamatan seluruh personel.***