• Mon, Jul 2026

Menyusuri Malam di Titik Rawan, Polisi Amankan Empat Pria dalam Operasi Antinarkoba di Pekanbaru

Menyusuri Malam di Titik Rawan, Polisi Amankan Empat Pria dalam Operasi Antinarkoba di Pekanbaru


PEKANBARU : SERANTAU MEDIA – Malam baru saja turun ketika Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Pekanbaru mulai bergerak menyusuri sejumlah kawasan yang selama ini dikenal sebagai titik rawan peredaran narkotika. Jalan-jalan yang biasanya lengang menjadi fokus pengawasan aparat yang berupaya mempersempit ruang gerak para pelaku.

Sabtu (11/7/2026) malam itu, operasi menyasar tiga lokasi yang telah dipetakan berdasarkan hasil penyelidikan, yakni Kampung Dalam, Kampung Terendam, dan Jalan Pangeran Hidayat. Patroli dipimpin langsung Kasat Resnarkoba Polresta Pekanbaru AKP Noki Loviko, didampingi Wakasat AKP Safril, Kanit II IPDA Efrain Wildana, serta Tim Opsnal Satresnarkoba.

Di balik operasi tersebut, polisi membawa satu tujuan sederhana namun penting, memastikan tidak ada lagi ruang aman bagi penyalahgunaan dan peredaran narkotika di Kota Pekanbaru.

"Kami akan terus hadir di lokasi-lokasi rawan secara rutin. Pelaku tidak boleh merasa memiliki ruang aman," tegas AKP Noki.

Penyisiran yang dilakukan sepanjang malam itu berujung pada diamankannya empat pria dari lokasi berbeda. Mereka masing-masing berinisial RY (19), AB (22), SP (35), dan RK (33). Salah seorang di antaranya diketahui bekerja sebagai pengemudi ojek daring.

Seluruhnya menjalani pemeriksaan awal di lokasi sebelum dilakukan tes urine. Hasil pemeriksaan menunjukkan keempat pria tersebut positif mengonsumsi narkotika sehingga langsung dibawa untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Dari penggeledahan, polisi menemukan dua paket kecil yang diduga berisi sabu beserta satu kaca pirek pada RY. Barang bukti tersebut kini diamankan untuk kepentingan penyidikan sekaligus menjadi petunjuk awal bagi polisi menelusuri asal-usul narkotika tersebut.

"Setiap barang bukti yang ditemukan akan kami dalami untuk mengungkap jaringan yang lebih luas," ujar AKP Noki.

Namun operasi malam itu bukan semata tentang penindakan. Di sela-sela patroli, petugas juga menyempatkan diri berdialog dengan warga yang ditemui di sekitar lokasi. Mereka mengajak masyarakat ikut menjaga lingkungan agar tidak menjadi tempat tumbuhnya peredaran narkotika.

Bagi Satresnarkoba Polresta Pekanbaru, perang melawan narkoba tidak bisa hanya mengandalkan penegakan hukum. Peran masyarakat dinilai menjadi kunci dalam memutus mata rantai peredaran barang haram tersebut.

"Kami mengajak masyarakat untuk segera melapor apabila mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan. Informasi sekecil apa pun sangat berarti dalam upaya pemberantasan narkoba," kata AKP Noki.

Operasi Kring Serse akan terus digelar secara berkala dengan pola patroli berkelanjutan di kawasan-kawasan yang dianggap rawan. Selain memburu pelaku, langkah ini juga menjadi upaya membangun rasa aman di tengah masyarakat sekaligus menekan penyalahgunaan narkotika sejak tingkat pengguna hingga jaringan pengedar.

Hingga kini, penyidik masih mendalami peran masing-masing pria yang diamankan serta menelusuri kemungkinan adanya keterkaitan dengan jaringan peredaran narkotika yang lebih luas di wilayah hukum Polresta Pekanbaru.***