NATUNA : SERANTAU MEDIA — Bupati Natuna, Cen Sui Lan, menyatakan Pemerintah Kabupaten Natuna bersama masyarakat mendukung penuh proyek pengembangan lapangan minyak dan gas (migas) di Wilayah Kerja Tuna, Laut Natuna Utara.
Pernyataan tersebut disampaikan Cen Sui Lan saat menghadiri sosialisasi survei geophysical dan geotechnical yang digelar SKK Migas bersama Harbour Energy di Natuna, Kamis (7/5).
Ia mengatakan pemerintah daerah siap membantu kebutuhan perusahaan selama menjalankan kegiatan sesuai aturan yang berlaku, termasuk dukungan dokumen maupun koordinasi lapangan.
“Kami menyambut baik kehadiran Harbour Energy di Natuna. Kami bersama masyarakat mendukung agar kegiatan ini dapat berjalan dengan baik,” katanya.
Menurut Cen Sui Lan, Harbour Energy bukan perusahaan yang asing bagi masyarakat Natuna karena selama ini telah menjalankan berbagai program sosial, seperti pemberian beasiswa bagi anak daerah serta pembangunan dan renovasi tribun Lapangan Sri Serindit.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga koordinasi dan komunikasi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat agar pelaksanaan survei dapat dipahami secara terbuka oleh publik.
“Koordinasi dan komunikasi berbagai pihak perlu dijaga agar masyarakat mendapat gambaran tentang kegiatan yang dilaksanakan selama survei,” ujarnya.
Sementara itu, Community Investment Manager Harbour Energy, Andri Kristianto, mengatakan sosialisasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga keterbukaan informasi dan memperkuat hubungan dengan para pemangku kepentingan di daerah operasi.
Ia menjelaskan survei dijadwalkan berlangsung mulai Mei hingga Juli 2026 sebagai bagian dari tahapan pengembangan fasilitas produksi lepas pantai.
Survei dilakukan untuk mengumpulkan data kondisi dasar laut dan bawah permukaan laut di area pengembangan.
“Selain menyampaikan informasi terkait rencana kegiatan survei, kami juga ingin memastikan keberadaan perusahaan dapat terus berkontribusi positif melalui program pelibatan dan pengembangan masyarakat yang relevan dengan kebutuhan daerah,” kata Andri. (Ant/red)