• Mon, Sep 2026

Pemko Batam Salurkan Bantuan Rp150 Juta untuk 15 Kelompok Usaha Perikanan

Pemko Batam Salurkan Bantuan Rp150 Juta untuk 15 Kelompok Usaha Perikanan

Wali Kota Batam Amsakar Achmad menghadiri penyerahan bantuan sarana dan prasarana kepada kelompok pengolah dan pemasaran hasil perikanan di Sagulung, Senin (14/9/2026). (Foto -Humas Pemko Batam)


BATAM : SERANTAU MEDIA — Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau, menyalurkan bantuan sarana usaha senilai sekitar Rp150 juta kepada 15 kelompok pengolah dan pemasar hasil perikanan. Bantuan tersebut ditujukan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan mengembangkan usaha masyarakat.

Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengatakan bantuan diberikan kepada kelompok pelaku usaha perikanan dari wilayah hinterland maupun mainland Kota Batam.

“Sarana usaha yang disalurkan meliputi chest freezer, blender, kotak pendingin, kompor gas, kuali penggorengan, kukusan susun tiga tingkat, mixer, panci, dan timbangan,” kata Amsakar saat menghadiri penyerahan bantuan di Sagulung, Batam, Senin.

Menurut Amsakar, bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memberdayakan masyarakat sekaligus mendorong peningkatan ekonomi keluarga.

Ia berharap seluruh sarana yang diberikan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kapasitas produksi, memperluas usaha, serta memperkuat kontribusi pelaku usaha perikanan terhadap perekonomian masyarakat.

“Substansi pembangunan adalah mengadakan yang belum ada, lalu meningkatkan yang sudah ada, dan memberdayakan masyarakat. Hubungannya dengan kegiatan hari ini adalah bagaimana kita memberdayakan masyarakat,” ujarnya.

Amsakar juga meminta penerima tidak menjadikan bantuan tersebut sekadar kegiatan seremonial. Sarana yang diberikan harus digunakan untuk mendukung kegiatan usaha dan memberikan manfaat langsung bagi kelompok penerima.

“Saya harapkan kebijakan kita ini tidak terhenti pada seremoni saja, tetapi bagaimana bantuan ini dapat difungsikan dengan baik untuk mendukung kegiatan usaha,” katanya.

Kepala Dinas Perikanan Kota Batam Yudi Atmajianto mengatakan pemerintah daerah selama ini memberikan dukungan kepada tiga kelompok usaha, yakni usaha bersama, pembudidayaan ikan, serta kelompok pengolah dan pemasar hasil perikanan.

“Untuk hari ini, bantuan diberikan kepada kelompok pengolah dan pemasar hasil perikanan. Ada 15 kelompok yang mendapatkan bantuan dengan total nilai anggaran sekitar Rp150 juta,” kata Yudi.(ant/red)