BATAM : SERANTAU MEDIA – Pemerintah Kota Batam menargetkan pembangunan pelabuhan umum di Pulau Seraya dapat direalisasikan pada 2028. Untuk itu, anggaran pembangunan akan diupayakan masuk dalam APBD 2027.
Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengatakan usulan pembangunan pelabuhan tersebut menjadi salah satu prioritas untuk meningkatkan akses transportasi masyarakat Pulau Seraya.
Selain itu, Amsakar mengakui ketersediaan air bersih di Pulau Seraya masih terkendala keterbatasan debit air baku. Pemerintah akan segera menurunkan tim untuk melakukan survei lapangan guna mencari solusi yang tepat.
Terkait pasokan listrik, Amsakar menyatakan Pemko Batam akan berkoordinasi dengan instansi terkait agar layanan kelistrikan di Pulau Seraya semakin andal dan mampu memenuhi kebutuhan warga.
Amsakar juga mengajak masyarakat terus menjaga kebersamaan dan semangat gotong royong dalam mendukung pembangunan Batam.
"Batam hanya akan maju jika kita bergerak bersama. Mohon doa agar seluruh program pembangunan dapat berjalan dengan baik," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Amsakar didampingi Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra menyerahkan insentif secara simbolis kepada ketua RT, ketua RW, dan pengurus Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) sebagai bentuk apresiasi atas peran mereka dalam pelayanan kepada masyarakat dan menjaga kondusivitas lingkungan. (Rls/red)