• Mon, Jan 2026

Pemprov Riau dan BKOW Gelar Zapin Massal Berkebaya, Berhasil Ciptakan Rekor MURI

Pemprov Riau dan BKOW Gelar Zapin Massal Berkebaya, Berhasil Ciptakan Rekor MURI

Ribuan penari perempuan ambil bagian dalam perhelatan budaya ini yang kemudian ditetapkan Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai Rekor Dunia.


 PEKANBARU, SERANTAU MEDIA — Pemerintah Provinsi Riau bersama Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) menggelar Tari Zapin Massal berkebaya labuh kekek di Jalan Gajah Mada, Pekanbaru, Ahad (11/1/2026). 

Ribuan penari perempuan ambil bagian dalam perhelatan budaya ini yang kemudian ditetapkan Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai Rekor Dunia.

Mengusung tema “Bersatu dalam Gerak Zapin, Lestarikan Budaya Melayu”, kegiatan ini melibatkan perempuan dari berbagai organisasi wanita, pendidik, komunitas, hingga PKK. Mereka menyatu dalam gerak Zapin yang sarat nilai adab, disiplin, dan kebersamaan.

Plt. Gubernur Riau, SF Hariyanto, menegaskan Tari Zapin bukan sekadar seni pertunjukan, tetapi cerminan karakter masyarakat Melayu. Ia juga menekankan makna kebaya labuh kekek sebagai simbol kehormatan dan martabat perempuan Melayu di tengah arus modernitas.

Ketua Umum BKOW Riau, Adrias Hariyanto, menyebut kegiatan ini sebagai gerakan budaya lintas organisasi perempuan untuk menjaga warisan Melayu tetap hidup dan relevan. 

Sementara Ketua Panitia, Dinawati, melaporkan persiapan dilakukan sejak Oktober 2025 dengan latihan rutin. Target awal 4.000 peserta terlampaui setelah verifikasi di lapangan.

General Manager MURI, Triyono, menyatakan Tari Zapin Massal di Riau layak dicatat sebagai Rekor Dunia karena skala peserta dan nilai budayanya. Menurut MURI, Riau berhasil membuktikan bahwa budaya adalah kebudayaan hidup yang terus tumbuh dan dilestarikan secara kolektif.

Perhelatan ini menjadi penegasan identitas, martabat, dan kebersamaan masyarakat Melayu Riau melalui gerakan budaya yang membanggakan.***