• Mon, Feb 2026

Perjalanan Terakhir Asep, Driver Ojol Batam yang Ditemukan Tewas Terduduk di Atas Motornya

Perjalanan Terakhir Asep, Driver Ojol Batam yang Ditemukan Tewas Terduduk di Atas Motornya


BATAM, SERANTAU MEDIA - Pagi itu, Senin (16/2), lalu lintas di kawasan dekat Perumahan Palm Springs, Batam Kota, berjalan seperti biasa. Matahari belum terlalu tinggi, sebagian orang bergegas ke tempat kerja, sebagian lain baru memulai aktivitas. Di antara riuh kendaraan, seorang pengemudi ojek online terlihat diam di atas sepeda motornya.

Namanya Asep Kurniawan, 48 tahun. Ia ditemukan dalam posisi terduduk di atas Honda Beat bernomor polisi BP 3100 UI. Kepalanya bersandar ke stang, tubuhnya tak bergerak. Awalnya, warga mengira ia hanya beristirahat sejenak setelah lelah menarik penumpang.

“Kirain cuma lagi istirahat. Tapi sudah lama tidak bergerak, kami dekati. Ternyata bapak itu sudah meninggal,” ujar seorang warga dengan nada lirih.

Suasana mendadak berubah. Beberapa orang berhenti, sebagian merekam, sebagian lagi mencoba memastikan kondisinya. Video kejadian itu kemudian menyebar luas di media sosial, memperlihatkan Asep yang masih terduduk di atas motornya, dikelilingi warga yang menunggu petugas datang.

Kabar duka cepat beredar di kalangan komunitas pengemudi ojek online di Batam. Ardi, salah satu rekannya, mengaku tak percaya saat mendengar informasi tersebut.

“Kami kaget sekali. Bang Asep itu rajin narik, orangnya baik, jarang mengeluh,” katanya.

Bagi rekan-rekannya, Asep bukan sekadar sesama driver. Ia dikenal ramah dan aktif dalam komunitas. Setiap hari, ia berangkat dari rumahnya di Perumahan Bunga Raya, kawasan Botania, Batam Kota, demi menjemput orderan dan menghidupi keluarga.

Tak ada yang menyangka, pagi itu menjadi perjalanan terakhirnya.

Petugas kemudian mengevakuasi Asep ke RS Bhayangkara Batam untuk pemeriksaan lebih lanjut. Setelah proses medis selesai, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Kanit Reskrim Polsek Batam Kota, Iptu Bobby, membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Kini, di antara deru mesin dan notifikasi aplikasi yang terus berbunyi di jalanan Batam, satu akun pengemudi tak lagi aktif. Asep telah menyelesaikan perjalanannya—diam, sederhana, seperti kesehariannya yang penuh kerja keras.***