BENGKALIS : SERANTAU MEDIA – Awalnya aktivitas di Kantor Camat Rupat, Jalan Pelajar, Kelurahan Batupanjang, berjalan seperti biasa. Namun tanpa pemberitahuan sebelumnya, suasana mendadak berubah. Satu per satu pegawai dipanggil, bukan untuk rapat, melainkan menjalani tes urine dadakan.
Di balik ketegangan yang sempat terasa, para aparatur tetap tertib mengikuti pemeriksaan. Kapolsek Rupat, AKP Faisal, memimpin langsung kegiatan tersebut bersama tim medis dari UPT Puskesmas Rupat. Proses berlangsung dengan pengawasan ketat untuk memastikan hasil yang akurat.
Camat Rupat, Hariadi, menyebut langkah ini sengaja dilakukan tanpa pemberitahuan agar mencerminkan kondisi sebenarnya.
“Kami ingin memastikan integritas pegawai terlihat apa adanya, tanpa rekayasa,” ujarnya, Senin (27/4/2026).
Sebanyak 30 orang mengikuti pemeriksaan, mulai dari aparatur sipil negara, staf kecamatan dan kelurahan, hingga personel BPBD dan Satpol PP. Di ruang pemeriksaan, suasana hening sesekali diselingi percakapan singkat, menunggu hasil yang menentukan.
Hasilnya membawa kelegaan. Seluruh peserta dinyatakan negatif dari zat berbahaya, termasuk amphetamine dan methamphetamine.
AKP Faisal menegaskan, tes ini bukan sekadar pemeriksaan, tetapi langkah pencegahan agar aparatur tetap berada di jalur yang benar.
“Kami ingin aparat pemerintah menjadi contoh bagi masyarakat dalam memerangi narkoba,” katanya.
Apresiasi juga datang dari Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar. Menurutnya, upaya pemberantasan narkoba harus dimulai dari internal pemerintahan.
“Kalau aparatnya bersih, pelayanan kepada masyarakat juga akan maksimal,” ujarnya.
Di Kantor Camat Rupat, pagi yang sempat diliputi ketegangan itu berakhir dengan rasa lega. Lebih dari sekadar hasil tes, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa perang melawan narkoba dimulai dari diri sendiri—bahkan dari balik meja pelayanan publik. (MCR/red)