• Mon, Mar 2026

Tahun ke 9 Sisihkan Gaji, Dosen Unilak Beri Beasiswa Untuk Mahasiswa Tidak Mampu

Tahun ke 9 Sisihkan Gaji, Dosen Unilak Beri Beasiswa Untuk Mahasiswa Tidak Mampu


PEKANBARU, SERANTAU MEDIA⁠⁠⁠⁠⁠⁠– Kepedulian dosen Universitas Lancang Kuning (Unilak) Riau terhadap mahasiswa kurang mampu kembali ditunjukkan pada Ramadan 1447 H/2026 M. Lebih dari 110 dosen penerima sertifikasi di kampus tersebut menggalang dana secara swadaya untuk memberikan Beasiswa Cendekia kepada 36 mahasiswa dari sembilan fakultas.

Penyerahan beasiswa dilakukan oleh Wakil Rektor III Unilak Bidang Kemahasiswaan, Dr. Hardi, SE, MM, pada Jumat (13/3/2026). Turut hadir Ketua Program Beasiswa Cendekia Assoc. Prof. Dr. Dian Rianita, Assoc. Prof. Dr. Ahmad Zamhuri, serta Assoc. Prof. Dr. Ambar Tri Ratnaningsih.

Dr. Hardi mengatakan, dana beasiswa tersebut berasal dari kontribusi dosen penerima tunjangan sertifikasi yang secara sukarela menyisihkan sebagian penghasilannya untuk membantu mahasiswa yang membutuhkan.

“Beasiswa ini diperuntukkan bagi mahasiswa yang memiliki prestasi akademik baik namun menghadapi keterbatasan ekonomi. Harapannya, bantuan ini dapat meringankan biaya kuliah maupun kebutuhan perkuliahan,” ujar Hardi.

Ia menambahkan, jumlah dosen Unilak yang telah tersertifikasi terus bertambah. Pihak kampus juga mendorong dosen lain yang belum tersertifikasi untuk mengikuti proses sertifikasi karena hal tersebut merupakan pengakuan negara atas profesionalitas dan kinerja dosen.

“Semakin banyak dosen yang tersertifikasi, maka kualitas pengajaran dan pengabdian di Unilak juga akan semakin baik. Kami berharap beasiswa ini bisa membantu mahasiswa, apalagi momennya berdekatan dengan pembayaran UKT dan Hari Raya,” katanya.

Sementara itu, Ketua Program Beasiswa Cendekia Assoc. Prof. Dr. Dian Rianita menjelaskan bahwa program tersebut pertama kali diinisiasi oleh almarhumah Surtinah. Ia mengajak seluruh pihak mendoakan agar almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Menurutnya, beasiswa diberikan kepada mahasiswa yang benar-benar membutuhkan serta memiliki prestasi akademik yang baik melalui proses seleksi.

“Sejak pertama kali diberikan pada 2019, lebih dari 300 mahasiswa telah menerima beasiswa ini. Sebagian di antaranya sudah lulus dan berhasil melanjutkan kariernya. Kami juga berterima kasih kepada para dosen Unilak yang telah menyisihkan sebagian penghasilannya untuk program ini,” ujarnya.

Salah seorang penerima beasiswa, Bagus, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada para dosen yang telah memberikan bantuan tersebut.

“Kami sangat terharu, apalagi bantuan ini diberikan di bulan Ramadan. Semoga kebaikan para dosen dibalas oleh Allah SWT,” katanya. (rls/red)