NATUNA, SERANTAU MEDIA - Perum Bulog Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, menyediakan 77 titik penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng bagi masyarakat penerima bantuan pangan (PBP).
Pemimpin Perum Bulog Cabang Natuna, Pencius Siburian, dikonfirmasi dari Natuna, Ahad, mengatakan Badan Pangan Nasional (Bapanas) menugaskan Perum Bulog untuk menyalurkan bantuan kepada 7.325 PBP.
Para PBP tersebar di 70 desa dan tujuh kelurahan di Kabupaten Natuna. Untuk mempermudah masyarakat dalam mengambil bantuan, Bulog menyiapkan titik penyaluran di setiap desa dan kelurahan.
Dalam program ini, setiap PBP mendapatkan 10 kilogram beras dan dua liter minyak goreng per bulan. Dikarenakan penyaluran dilakukan untuk periode Februari dan Maret 2026, masing-masing PBP menerima 20 kilogram beras dan empat liter minyak goreng.
“Totalnya ada 77 titik, sesuai jumlah desa dan kelurahan di Natuna,” terangnya seperti dilansir antara, Senin (20/4/2026).
Ia menjelaskan, penyaluran bantuan saat ini sudah mulai berjalan, namun baru menjangkau wilayah yang dekat dengan ibu kota kabupaten. Sementara itu, wilayah pulau terluar dan pulau-pulau penyangga masih menunggu proses distribusi karena komoditas harus dikirim terlebih dahulu melalui jalur laut.
“Untuk wilayah terluar, barang sudah didistribusikan ke Midai, Suak Midai, dan Seluan. Proses pembagian direncanakan berlangsung Minggu ini,” katanya.
Pencius menambahkan, tidak ada kendala berarti dalam proses pengiriman dari Gudang Sedanau ke titik penyaluran. Namun, karena lokasi penyaluran tersebar di pulau-pulau, distribusi membutuhkan waktu lebih lama dan bergantung pada transportasi laut.
“Jumlah petugas penyalur di setiap titik berbeda-beda, tergantung jumlah penerima. Biasanya antara satu hingga tujuh orang, yang berasal dari perangkat desa atau kelurahan,” ujar dia.(ant/red)