• Wed, Feb 2026

Cegah Masuknya Virus Nipah, Dinkes Tanjungpinang Perketat Pengawasan

Cegah Masuknya Virus Nipah, Dinkes Tanjungpinang Perketat Pengawasan


TANJUNG PINANG, SERANTAU MEDIA – Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang terus memperkuat kolaborasi dan sinergi dengan institusi kesehatan lainnya, dalam mencegah masuknya virus Nipah ke Tanjungpinang. Langkah ini diambil karena Tanjungpinang yang merupakan daerah berbatasan langsung dengan negara tetangga. 

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, Rustam mengungkapkan, dalam mencegah terjadinya wabah, Dinas Kesehatan berkolaborasi dengan Balai Karantina Kesehatan (BKK). Dimana BKK melakukan screening di pintu masuk penumpang dan pengecekan detektor suhu tubuh.

“Saya sudah berkomunikasi dengan kepala BKK, beliau akan melakukan langkah-langkah di pintu masuk, termasuk detektor suhu,” ujar Rustam, Rabu, 4 Februari 2026.

Terkait virus nipah, Rustam mengatakan, belum ada kasus masyarakat yang terjangkit di Kota Tanjungpinang. Namun, Dinkes saat ini tengah fokus dalam hal pengawasan. ”Pengawasan selalu kita terus, tidak pernah berhenti,” ucapnya.

Rustam menjelaskan, virus nipah merupakan virus yang ditularkan dari binatang ke manusia atau disebut zoonosis. Gejala yang ditimbulkan tidak spesifik, berupa demam, sakit tenggorokan, nyeri otot, mual, dan terparahnya bisa menyebabkan kehilangan kesadaran.

Dalam hal penularan, lebih berisiko terhadap memakan hewan seperti kelelawar dan babi, selain itu juga bisa melalui minuman terkontaminasi dan makan buah bekas gigitan hewan. Namun, penularan dari sesama manusia juga bisa melalui kontak erat atau cairan tubuh.

”Lebih banyak penularannya dari binatang, yaitu hewan yang berisiko seperti kelelawar dan babi,” tuturnya.

Rustam mengimbau, kepada masyarakat agar selalu melakukan hidup bersih dan sehat, dengan mencuci tangan, mencuci makanan, dan menghindar kontak dengan hewan yang berisiko. Lalu bagi masyarakat untuk selalu waspada ketika ingin berpergian ke daerah yang berisiko dan segera menghubungi fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala yang ada.

”Jika mengalami gejala yang ada segera menghubungi fasilitas kesehatan terdekat,” katanya, mengakhiri.(RRI/red)