BATAM, SERANTAU MEDIA - Malam di kawasan Bengkong Mahkota, Batam, Sabtu (14/3/2026), awalnya berjalan seperti biasa. Lampu-lampu rumah menyala tenang, sebagian warga sudah beristirahat setelah aktivitas seharian. Namun, suasana mendadak berubah ketika sebuah rumah di kawasan itu dipenuhi kegelisahan.
Seorang pria muda berinisial AR (24) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar rumahnya. Ia diduga mengakhiri hidup dengan cara gantung diri. Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh sang istri sekitar pukul 23.00 WIB.
Sebelum kejadian terungkap, istri korban baru saja pulang ke rumah. Ia sempat menanyakan keberadaan suaminya, tetapi tak menemukan jawaban. Panggilan telepon yang ia lakukan ke ponsel korban pun tak mendapat respons.
Kecurigaan mulai muncul ketika seorang penghuni rumah lainnya menyebut bahwa kamar AR sudah tertutup rapat sejak sekitar pukul 22.00 WIB. Istri korban kemudian mencoba mengetuk pintu sambil memanggil nama suaminya berulang kali.
Namun dari balik pintu kamar itu tak ada suara. Karena khawatir terjadi sesuatu, pintu akhirnya didobrak. Saat pintu terbuka, pemandangan yang terlihat membuat semua orang di dalam rumah terkejut. Tubuh AR ditemukan tergantung dengan seutas tali.
Dalam kepanikan, saksi segera memotong tali dan menurunkan tubuh korban. Namun ketika diperiksa, pria tersebut sudah tidak lagi bernyawa.
Tak lama kemudian, warga melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian. Kanit Reskrim Polsek Bengkong Iptu Apriadi mengatakan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 23.25 WIB.
“Benar, kami menerima laporan adanya seorang laki-laki yang ditemukan meninggal dunia diduga akibat gantung diri di rumahnya,” ujar Apriadi, Minggu (15/3/2026) dini hari.
Polisi segera mendatangi lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara. Tim Inafis Polresta Barelang tiba sekitar pukul 00.30 WIB guna melakukan olah TKP.
Sekitar pukul 01.00 WIB, jenazah korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Menurut Apriadi, dari keterangan saksi, korban sebelumnya tidak memiliki riwayat penyakit. Namun beberapa saksi menyebutkan bahwa korban dan istrinya diketahui kerap terlibat pertengkaran.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman dan meminta keterangan sejumlah saksi untuk memastikan penyebab pasti peristiwa tersebut.
Di balik sunyinya malam Bengkong, kisah tragis itu meninggalkan duka mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan—sebuah pengingat betapa rapuhnya manusia saat menghadapi beban hidup sendirian.***
-
Iran Ancam Perluas Konflik, Fasilitas Terkait AS di Timur Tengah Jadi Target
15 Mar, 2026 13 views -
Ketua Umum JMSI Minta Polri Usut Dalang Serangan Air Keras terhadap Andrie Yunus
14 Mar, 2026 28 views -
-
Your experience on this site will be improved by allowing cookies
Cookie Policy