PEKANBARU, SERANTAU MEDIA – Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Provinsi Riau kembali menunjukkan tren positif. Pada November 2025, Badan Pusat Statistik (BPS) Riau mencatat 26.689 kunjungan wisman, meningkat 4,22 persen dibandingkan Oktober 2025.
Kepala BPS Riau, Asep Riyadi, menyebutkan kenaikan bulanan ini menjadi sinyal membaiknya aktivitas pariwisata Riau, meski secara tahunan masih mengalami tekanan.
“Jumlah kunjungan wisman November 2025 mencapai 26.689 kunjungan, naik 4,22 persen dibandingkan bulan sebelumnya,” ujar Asep, Senin (5/1/2026).
Dari total tersebut, 5.665 wisman masuk melalui empat pintu utama imigrasi, yakni Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru serta Pelabuhan Dumai, Bengkalis, dan Tanjung Harapan Kepulauan Meranti. Sementara 21.024 kunjungan tercatat melalui pintu nonimigrasi berbasis Mobile Positioning Data (MPD) di wilayah perbatasan Bengkalis.
Berdasarkan moda transportasi, kunjungan melalui angkutan udara mendominasi dengan kontribusi 56,55 persen, atau 3.210 kunjungan, naik 3,85 persen secara bulanan dan melonjak 29,18 persen secara tahunan. Adapun moda laut menyumbang 43,34 persen.
“Peningkatan kunjungan lewat udara menegaskan peran penting akses penerbangan dalam mendukung arus wisatawan ke Riau,” jelas Asep.
Sementara itu, kunjungan wisman melalui MPD naik 6,72 persen dibandingkan Oktober 2025, namun masih turun 20,69 persen secara tahunan.
Secara kumulatif, sepanjang Januari–November 2025, jumlah kunjungan wisman ke Riau tercatat 251.311 kunjungan, turun 40,36 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024.
Dilihat dari kewarganegaraan, wisman asal Malaysia masih mendominasi dengan 11.742 kunjungan (44 persen), disusul Tiongkok (2.222), Singapura (1.801), Hongkong (1.715), dan India (1.087). Secara bulanan, lonjakan tertinggi berasal dari wisman Singapura yang naik 76,40 persen, diikuti Amerika Serikat sebesar 51,85 persen.
“Pasar wisatawan regional tetap menjadi penopang utama pariwisata Riau,” pungkas Asep. (MCR/red)