INHU ; SERANTAU MEDIA - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Pemkab Inhu) melaksanakan kunjungan kerja selama dua hari di Kecamatan Batang Peranap, 1–2 September 2026. Kegiatan yang dipimpin Bupati Indragiri Hulu Ade Agus Hartanto, S.Sos., M.Si., bersama Wakil Bupati Ir. H. Hendrizal, M.Si., dan Sekretaris Daerah Zulfahmi Adrian, AP., M.Si., tersebut menyasar sejumlah desa untuk memastikan pelayanan publik, kesehatan, pendidikan, serta pembangunan infrastruktur berjalan optimal.
Kunjungan kerja ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kecamatan Batang Peranap ke-22.
Pada hari pertama, Selasa (1/9/2026), Bupati dan Wakil Bupati meninjau Puskesmas Batang Peranap yang berada di Desa Sukamaju. Peninjauan dilakukan untuk memastikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah kecamatan tersebut berjalan optimal, aman, dan memadai.
Dalam kegiatan itu, Bupati dan Wakil Bupati didampingi Plt. Kepala Dinas Kesehatan Inhu Indrawansyah, S.E., serta Kepala Puskesmas Batang Peranap. Rombongan meninjau langsung kondisi fasilitas di setiap ruangan sekaligus melihat proses pelayanan medis kepada masyarakat.
Bupati Ade Agus Hartanto menegaskan, sektor kesehatan merupakan salah satu prioritas utama Pemkab Inhu. Menurutnya, kunjungan lapangan diperlukan untuk melihat secara langsung kondisi sarana dan prasarana kesehatan sekaligus memastikan ketersediaan serta kedisiplinan tenaga medis di tingkat kecamatan.
“Pelayanan kesehatan harus benar-benar dirasakan masyarakat. Karena itu, kita ingin melihat langsung kondisi fasilitas maupun pelayanan yang diberikan, termasuk kesiapan tenaga kesehatan,” ujar Ade.
Selain agenda pelayanan publik, kunjungan kerja tersebut dirangkaikan dengan peringatan Hari Jadi Kecamatan Batang Peranap ke-22 melalui Festival Budaya Adat Masyarakat Batang Peranap.
Bupati Ade Agus Hartanto bersama Wakil Bupati Hendrizal hadir langsung dalam pesta budaya yang menampilkan sejumlah tradisi masyarakat setempat, di antaranya Beghagak Tabak, Caca Inai, dan Makan Beradat.
Kegiatan turut dihadiri anggota DPRD Kabupaten Inhu, jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh adat Anak Kepenakan Datuk Danang Lelo, Camat Batang Peranap Ping Astono, S.Sos., tokoh masyarakat, serta ratusan warga.
Rangkaian acara diawali prosesi Beghagak Tabak, yakni tradisi arak-arakan dengan mengusung hiasan bertingkat yang terbuat dari bambu dan kayu, dihiasi bunga kertas warna-warni serta diisi berbagai makanan. Bupati, Wakil Bupati, tokoh adat, dan masyarakat kemudian mengarak tabak dari Balai Adat Desa Selunak menuju Aula Kantor Camat Batang Peranap.

Bupati Inhu, Ade Agus Hartanto, S.Sos., M.Si saat menghadiri peringatan Hari Jadi Kecamatan Batang Peranap ke-22.
Setibanya di Aula Kantor Camat, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan sinopsis adat dan prosesi Caca Inai. Dalam prosesi tersebut, pimpinan daerah dan tokoh adat memoleskan inai kepada pengantin.
Suasana kekeluargaan semakin terasa saat seluruh tamu undangan mengikuti Makan Beradat, sebuah tradisi makan bersama yang sarat dengan tata cara, etika, serta nilai-nilai luhur adat Melayu.
Dalam sambutannya, Bupati Ade Agus Hartanto mengapresiasi masyarakat Batang Peranap yang terus menjaga dan melestarikan tradisi budaya daerah. Ia berkomitmen mendorong agar festival adat tersebut dapat diselenggarakan lebih meriah pada masa mendatang.
Di tengah pelestarian budaya, Bupati juga menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam melanjutkan pembangunan di tengah tantangan efisiensi anggaran dan keterbatasan Transfer ke Daerah (TKD).
“Target pembangunan bukan sekadar janji, tetapi harus kita wujudkan. Meskipun saat ini kita menghadapi keterbatasan Transfer ke Daerah (TKD), kami memohon doa dan dukungan agar kondisi keuangan daerah segera membaik, sehingga prioritas pembangunan dapat terealisasi secara maksimal,” ujar Ade.
Ia menegaskan, kunjungan kerja selama dua hari tersebut menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk turun langsung ke sejumlah desa dan mendengarkan aspirasi, keluhan, serta kebutuhan masyarakat.
“Dengan turun langsung, kita bisa mengetahui apa yang benar-benar menjadi kebutuhan masyarakat, sekaligus mencari solusi bersama sesuai kemampuan dan kewenangan pemerintah daerah,” tambahnya.
Pada kesempatan itu, Bupati juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), terutama di tengah kondisi cuaca yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran.
Ia meminta masyarakat tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran. Di sisi lain, jajaran Pemkab Inhu bersama tim gabungan terus memperkuat upaya pencegahan dan penanganan Karhutla di lapangan.
Rangkaian kegiatan hari pertama kemudian ditutup dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada masyarakat penerima. Setelah itu, Bupati melanjutkan perjalanan menuju Desa Sencano Jaya untuk menghadiri malam puncak peringatan Hari Jadi Kecamatan Batang Peranap ke-22.
Memasuki hari kedua, Rabu (2/9/2026), rombongan Pemkab Inhu kembali melanjutkan kunjungan ke sejumlah wilayah di Kecamatan Batang Peranap. Setelah mendirikan tenda untuk bermalam di tepi aliran sungai di Desa Peladangan, rombongan mengawali agenda dengan meninjau Poskesdes Peladangan.

Bupati Inhu, Ade Agus Hartanto, S.Sos., M.Si dan rombongan saat meninjau pelayanan kesehatan di kecamatan Batang Peranap
Di lokasi tersebut, Pemkab Inhu menghadirkan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) melalui UPTD Puskesmas Sencano Jaya. Bupati, Wakil Bupati, dan Sekda turut mengikuti pemeriksaan kesehatan. Pada kesempatan yang sama, pemerintah daerah juga menyerahkan bantuan bagi ibu hamil dan menyusui.
Untuk mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan, Pemkab Inhu melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) turut memberikan pelayanan perekaman e-KTP secara langsung di Kantor Desa Peladangan.
Sektor pendidikan juga menjadi perhatian serius dalam kunjungan tersebut. Bupati bersama rombongan meninjau kondisi sejumlah sekolah dasar yang dinilai masih kurang layak, di antaranya SDN 008 Peladangan, SD Kelas Jauh Peladangan, dan SD Kelas Jauh Punti Kayu.

Bupati Indragiri Hulu Ade Agus Hartanto, S.Sos., M.Si dan rombongan saat meninjau kondisi sejumlah sekolah dasar yang dinilai masih kurang layak di Kecamatan Batang Peranap
Selain memberikan motivasi kepada para siswa dan menyemangati tenaga pendidik, Bupati mendorong adanya langkah cepat untuk membenahi status dan kondisi sekolah, baik melalui penggabungan dengan sekolah terdekat maupun pengelolaan sebagai sekolah yang berdiri sendiri.
Pemkab Inhu juga membuka opsi pembangunan ruang kelas baru sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas dan pemerataan akses pendidikan. Berbagai kebutuhan tersebut selanjutnya akan disinergikan melalui usulan dukungan kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Tidak hanya menyangkut kondisi fisik sekolah, program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga menjadi perhatian. Bupati menyoroti masih belum terjangkaunya program tersebut di sejumlah sekolah yang berada di kawasan 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).
Pemkab Inhu memastikan akan segera berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional agar sekolah-sekolah di wilayah 3T dapat menjadi prioritas dalam penyiapan program MBG, sejalan dengan semangat Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
Di bidang infrastruktur, rombongan meninjau sejumlah titik yang membutuhkan penanganan. Di antaranya lokasi bekas jembatan yang putus di Desa Pesajian, rencana pembangunan turap saluran air di Kantor Desa Sungai Aur, serta kawasan rawan banjir di UPTD Puskesmas Sencano Jaya.
Kondisi kawasan rawan banjir tersebut menjadi perhatian karena dinilai membutuhkan penanganan segera guna mendukung keberlangsungan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Rangkaian kunjungan kerja kemudian ditutup dengan peninjauan BUMDes Harapan Baru Sencano Jaya.
Dua hari berada di tengah masyarakat Batang Peranap menjadi momentum bagi Pemkab Inhu untuk melihat secara langsung kondisi pelayanan dan pembangunan di wilayah tersebut. Pemerintah daerah menegaskan bahwa keterbatasan fiskal tidak menjadi alasan untuk mengurangi kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.
Pemkab Inhu berkomitmen memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat sekaligus memperjuangkan dukungan anggaran dan program guna memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan, pendidikan, pelayanan administrasi, serta akses infrastruktur yang layak hingga ke wilayah terluar Kabupaten Indragiri Hulu.(adv/red)