• Fri, Aug 2026

Kebakaran Lahan Seluas 1 Hektare Terjadi di Belakang Perumahan Pemda Natuna

Kebakaran Lahan Seluas 1 Hektare Terjadi di Belakang Perumahan Pemda Natuna

Lahan di area perumahan Pemda .( Foto:Dok .Damkar Natuna).


NATUNA : SERANTAU MEDIA – Kebakaran lahan terjadi di kawasan belakang Perumahan Pemda, Kabupaten Natuna, Kamis (13/8/2026) siang. Kebakaran tersebut menghanguskan lahan dengan luas diperkirakan mencapai satu hektare.

Peristiwa itu dilaporkan oleh seorang warga bernama Abdul Qadir Jailani. Kantor Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Natuna menerima laporan kebakaran sekitar pukul 13.15 WIB.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Damkar Natuna langsung mengerahkan satu unit armada pemadam BP 9000 N ke lokasi kejadian pada pukul 13.20 WIB.

Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 13.30 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman. Regu Delta dikerahkan untuk mengendalikan api sekaligus mencegah kebakaran meluas ke area di sekitarnya.

Setelah dilakukan penanganan selama sekitar 40 menit, api berhasil dikendalikan pada pukul 14.10 WIB. Petugas kemudian memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Armada meninggalkan lokasi sekitar pukul 14.20 WIB dan kembali ke Markas Komando Damkar pada pukul 14.30 WIB.

Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Sementara kerugian material belum dapat dipastikan karena objek yang terbakar merupakan lahan.

Hingga kini, penyebab kebakaran masih belum diketahui dan masih dalam penanganan petugas.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Natuna, Syawal, SE, mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama pembakaran lahan secara sembarangan.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, khususnya pembakaran lahan secara sembarangan. Segera laporkan kepada petugas jika terjadi kebakaran agar dapat ditangani sedini mungkin,” ujarnya.

Syawal juga meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama saat kondisi lingkungan mulai mengering. Penanganan cepat terhadap titik api dinilai penting untuk mencegah kebakaran meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.***