TANJUNGPINANG, SERANTAUMEDIA - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Tanjungpinang memastikan seluruh persiapan pelayaran menghadapi masa angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 berjalan lancar.
Pemeriksaan kesiapan armada sudah dilakukan sejak awal November untuk menjamin keamanan dan kenyamanan penumpang.
Kepala Seksi Status Hukum dan Sertifikasi Kapal KSOP Tanjungpinang, Slamet Sunarto, mengatakan fokus utama pengawasan adalah memastikan seluruh kapal dalam kondisi laik layar. Hingga awal Desember, proses pemeriksaan teknis dan administrasi berjalan tanpa kendala.
“Semua kapal dalam keadaan laik berlayar untuk mendukung pelaksanaan angkutan Nataru,” ujar Slamet Sunarto, Senin (1/12/2025).
Sejauh ini, lima armada telah menjalani pemeriksaan menyeluruh, termasuk Kapal Sabuk Nusantara yang dipastikan siap beroperasi. Pemeriksaan meliputi kelayakan mesin, kelengkapan dokumen, serta perangkat keselamatan pelayaran.
“Kapal yang sudah diperiksa di antaranya Dumai Expres 19, Sabuk Nusantara 36 dan 48, Citra 168, Marina JB, Trans Ocean, dan Expres Bahari 3B,” jelasnya.
Meski sebagian besar armada sudah memenuhi standar, beberapa kapal masih menunggu pemeriksaan lanjutan, seperti Sabuk Nusantara 36 yang saat ini dalam proses perbaikan atau docking. KSOP memastikan setiap kapal baru akan diperiksa kembali sebelum diizinkan beroperasi.
“Sabuk Nusantara 36 masih dalam proses perbaikan. Jika selesai, langsung kita periksa,” kata Slamet.
Untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat selama libur akhir tahun, KSOP menyiapkan tujuh armada inti dan satu kapal tambahan berkapasitas 400 penumpang, yaitu Kapal Sapu Jagat dari Punggur. Kapal tambahan ini disiapkan jika terjadi lonjakan penumpang.
“Sejauh ini belum ada lonjakan. Tetapi jika diperlukan, satu kapal tambahan sudah kami siapkan,” ujarnya.
Slamet juga memastikan risiko kelebihan kapasitas penumpang dapat ditekan karena sistem penjualan tiket kini telah terintegrasi secara digital. Dengan demikian, pengawasan lebih mudah dilakukan dan potensi kelebihan muatan dapat diminimalkan.
KSOP Tanjungpinang menegaskan seluruh persiapan operasional pelayaran akan dilakukan secara intensif untuk memastikan kelancaran arus penumpang selama Nataru 2026.(RRI/Red)