• Fri, Jan 2026

Modus Meminjam Uang, Nama Lurah di Lingga Ini Dicatut Pelaku Penipuan

Modus Meminjam Uang, Nama Lurah di Lingga Ini Dicatut Pelaku Penipuan


LINGGA, SERANTAU MEDIA - Nama Lurah Sungai Lumpur, Raja Roni Wahyudin, kini dicatut oleh orang tidak dikenal untuk melakukan aksi penipuan. Pelaku menggunakan foto profil Lurah Sungai Lumpur di aplikasi WhatsApp untuk menghubungi banyak orang.

Pelaku mengirimkan pesan kepada para korban dengan mengatasnamakan Lurah Raja Roni Wahyudin. Modus ini bertujuan memperdaya korban agar percaya bahwa mereka berkomunikasi dengan pejabat kelurahan.

Lurah Sungai Lumpur, Raja Roni Wahyudin saat dikonfirmasi membenarkan insiden pencatutan namanya ini. Ia mengatakan bahwa pelaku sudah banyak menghubungi orang-orang dengan mengatasnamakan dirinya.

"Setelah saya buat di group dan status WA untuk di blok nomor tersebut," kata Roni, Selasa (9/12/2025). 

Tindakan cepat ini membuat orang-orang yang dihubungi pelaku langsung memblokir nomor penipu tersebut. Roni menjelaskan bahwa modus utama pelaku adalah dengan berpura-pura ingin meminjam sejumlah uang dari korban. 

"Pelaku juga melakukan tindakan yang lebih parah dengan menelpon teman saya dan mengabarkan adanya lelang jabatan di Kejaksaan," ujarnya.

Informasi palsu mengenai lelang jabatan di Kejaksaan tersebut disampaikan untuk mencari keuntungan pribadi. Roni menyebut informasi pencatutan namanya ini baru didapatnya pada hari ini.

Ia menyebut informasi ini didapat dari rekannya yang berada di Provinsi Kepulauan Riau. Hal ini menimbulkan dugaan bahwa pelaku sudah melancarkan aksinya bukan hanya di Lingga, melainkan juga di luar Lingga.

Raja Roni Wahyudin segera menghimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu waspada dan berhati-hati. Masyarakat harus curiga apabila ada nomor lain menghubungi dengan mengatasnamakan dirinya.

“Saya menghimbau kepada masyarakat bahwa apabila ada yang menghubungi dengan nomor lain mengatasnamakan saya itu bukan saya,” katanya. 

Ia memastikan bahwa nomor kontaknya tidak pernah berganti dan tetap sama. Jika ada nomor lain selain nomor saya boleh konfirmasi ke saya dulu agar tidak terjadi penipuan. (Rri/red)