• Thu, Jan 2026

Narkoba Masuk ke Makanan dan Minuman, BNN Kepri Ingatkan Masyarakat Lebih Waspada

Narkoba Masuk ke Makanan dan Minuman, BNN Kepri Ingatkan Masyarakat Lebih Waspada


TANJUNGPINANG, SERANTAU MEDIA - Koordinator Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Kepri, Lisa Mardianti, mengatakan, narkoba saat ini menjadi ancaman nyata karena telah masuk ke dalam makanan dan minuman. 

Lisa menghimbau masyarakat untuk berhati-hati dan waspada agar tidak terjerumus menjadi korban narkoba karena di dunia terdapat 1.391 jenis narkoba baru. Di Indonesia, sudah terdeteksi 99 jenis, dan 95 di antaranya telah masuk dalam peraturan Menteri Kesehatan. 

“Ada 4 jenis yang belum masuk sehingga tindakan hukum belum bisa dilakukan,” jelas Lisa Mardianti, Senin (24/11/2025).

Di Kepri, jenis narkoba yang paling banyak dikonsumsi adalah sabu, ekstasi, dan ganja. Sementara itu, modus-modus baru peredaran narkoba semakin beragam.

Narkoba kini ditemukan dalam makanan dan minuman sehari-hari, seperti rokok elektrik, brownies bercampur ganja, hingga minuman bernama Happy Water yang tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak berasa. “Jadi kita harus sangat berhati-hati,” tegas Lisa.

Masyarakat disarankan untuk menghindari tempat-tempat yang rawan peredaran gelap narkoba agar tidak menjadi korban. Anak-anak juga diingatkan untuk waspada karena ada modus narkoba yang dimasukkan ke dalam permen.

“Kondisi ini sangat serius dan harus menjadi perhatian bersama,” katanya seperti dikutip dari laman RRI. ****