NATUNA : SERANTAU MEDIA – Pemerintah Kabupaten Natuna membuka program beasiswa pendidikan dokter spesialis bagi pegawai negeri sipil (PNS) yang bertugas di RSUD dan puskesmas, serta tenaga non-ASN dan lulusan baru (fresh graduate) guna memenuhi kebutuhan dokter spesialis di daerah perbatasan tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan Natuna, Hikmat Aliansyah, mengatakan pendaftaran program beasiswa dibuka mulai 9 hingga 19 Juni 2026.
"Beasiswa ini menyasar PNS RSUD Natuna, PNS puskesmas se-Kabupaten Natuna, serta non-ASN atau fresh graduate," kata Hikmat saat dikonfirmasi dari Natuna, Selasa.
Ia menjelaskan, Pemkab Natuna menyediakan tujuh kuota beasiswa untuk program pendidikan dokter spesialis yang meliputi spesialis penyakit dalam, bedah, anak, anestesi, rehabilitasi medik, radiologi, dan ortopedi.
Menurut Hikmat, program tersebut bertujuan memperkuat ketersediaan tenaga dokter spesialis di RSUD Natuna sekaligus meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.
Program beasiswa itu merupakan hasil kerja sama antara Pemkab Natuna dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui skema pendanaan bersama.
"Beasiswa ini didanai melalui APBD Natuna dan APBD Kepri. APBD Natuna untuk tiga orang, sedangkan Kepri empat orang," ujarnya.
Sebagai syarat, setiap penerima beasiswa wajib menyelesaikan pendidikan dan mengabdi di RSUD Natuna selama sekitar 20 tahun setelah lulus. Ketentuan tersebut diberlakukan untuk memastikan ketersediaan dokter spesialis di wilayah perbatasan yang selama ini masih menghadapi keterbatasan tenaga medis.
Penerima beasiswa yang tidak menyelesaikan pendidikan atau tidak memenuhi kewajiban masa pengabdian diwajibkan mengembalikan seluruh biaya pendidikan sesuai perjanjian yang telah disepakati.
Masyarakat yang berminat dapat melihat persyaratan dan melakukan pendaftaran melalui tautan yang disediakan Dinas Kesehatan Natuna atau menyerahkan berkas lamaran langsung ke Kantor Dinkes Natuna di Jalan Batu Sisir, Bukit Arai. (Ant/red)