• Sun, Feb 2026

Singapura Tarik Kembali Sejumlah Produk Susu Bayi Nestlé dan Dumex, Ini Alasannya

Singapura Tarik Kembali Sejumlah Produk Susu Bayi Nestlé dan Dumex, Ini Alasannya


SINGAPURA, SERANTAU MEDIA - Otoritas Singapura telah menarik kembali satu batch susu formula bayi Nestlé dan satu batch susu formula merek Dumex setelah mendeteksi racun cereulide.

Menurut media Singapura, penarikan kembali dua batch susu formula bayi diumumkan oleh Otoritas Pangan Singapura (SFA) pada tanggal 17 Januari.

Secara spesifik, SFA menyatakan bahwa mereka telah mendeteksi racun cereulide, yang dapat menyebabkan mual dan muntah, dalam satu batch susu formula bayi Nestle NAN serta satu batch susu formula bayi Dumex.

Dua batch susu yang ditarik kembali adalah Nestlé NAN HA1 SupremePro 800g, batch 52340017C3, dari Swiss, dan Dumex Dulac 1 800g, batch 101570778C, dari Thailand.

Menurut SFA, kedua kelompok produk ini diyakini "kemungkinan menggunakan bahan baku yang sama yang dipasok oleh sumber yang sama dengan yang digunakan pada kelompok produk susu formula bayi yang sebelumnya terkena dampak."

Badan Pangan Singapura (SFA) menambahkan bahwa pengiriman susu formula bayi impor yang terdampak tersebut kurang dari 5% dari total pasokan susu formula bayi impor Singapura. "Kami akan terus bekerja sama dengan importir dan produsen untuk memantau situasi ini secara cermat," tegas badan tersebut seperti dikutip dari laman Vietnam.vn.

Selain itu, SFA menyatakan bahwa mereka telah menemukan produsen yang berbasis di Singapura, SMC Nutrition, telah menggunakan bahan baku yang sama yang terdampak dalam beberapa produk susu formula bayi yang diekspornya.

Pihak berwenang telah memerintahkan perusahaan tersebut untuk menghentikan penjualan produk yang terkena dampak dan memberitahukan kepada pihak-pihak terkait di negara pengimpor.

Singapura termasuk di antara puluhan negara tempat produk susu formula bayi Nestlé ditarik dari peredaran. Di pasar Vietnam, Nestlé telah mengeluarkan pemberitahuan untuk menarik kembali 17 batch susu formula bayi merek NAN secara "sukarela dan proaktif" untuk tujuan pencegahan.

Penarikan kembali susu tersebut diperkirakan akan merugikan Nestlé miliaran dolar, sekaligus merusak reputasi dan citra keamanan perusahaan makanan terkemuka di dunia .