• Sun, May 2026

DKP2KH Kepri Pastikan Kebutuhan 7.000 Sapi Kurban Aman

DKP2KH Kepri Pastikan Kebutuhan 7.000 Sapi Kurban Aman


TANJUNGPINANG, SERANTAU MEDIA - Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Kesehatan Hewan (DKP2KH) Provinsi Kepulauan Riau memastikan kebutuhan sapi kurban untuk Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi sebanyak sekitar 7.000 ekor dalam kondisi aman dan mencukupi.

Kepala DKP2KH Kepri Rika Azmi mengatakan kebutuhan sapi kurban dipasok dari peternak lokal serta pengiriman dari luar daerah, terutama Provinsi Lampung dan Riau.

“Insya Allah kebutuhan sapi kurban di Kepri mencukupi,” kata Rika di Tanjungpinang, Sabtu.
Ia menjelaskan distribusi sapi dari luar daerah saat ini dibuka, namun pemerintah tetap mewaspadai potensi penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK).

“Distribusi sapi di Kepri saat ini terbuka, namun kita tetap mewaspadai potensi penyebaran PMK,” ujarnya.

DKP2KH Kepri telah menginstruksikan petugas kesehatan hewan di kabupaten dan kota untuk memperketat pengawasan lalu lintas hewan kurban. Pemeriksaan juga dilakukan di kandang peternak dan lokasi penampungan sementara.

Pemeriksaan kesehatan hewan dijadwalkan berlangsung sekitar dua pekan sebelum Idul Adha untuk memastikan seluruh hewan kurban sehat dan layak konsumsi. “Pemerintah menjamin hewan kurban di Kepri layak dikonsumsi masyarakat,” kata Rika.

Ia menambahkan hingga saat ini belum ditemukan laporan hewan kurban yang terjangkit penyakit menular di wilayah Kepri. Kondisi kesehatan hewan disebut masih aman dengan pengawasan yang terus diperketat.

Menurut Rika, pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten dan kota juga terus memperkuat koordinasi guna menjaga kelancaran pasokan dan stabilitas harga hewan kurban menjelang Idul Adha 2026.

“Masyarakat Kepri tidak perlu khawatir, karena ketersediaan sapi dipastikan aman dan cukup,” ujarnya.(ant/red)