Tanjungpinang, SERANTAU MEDIA– Pemerintah Kota (Pemkot) Tanjungpinang, Kepulauan Riau, membentuk Satuan Tugas (Satgas) Distribusi Air Bersih untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi di tengah kemarau panjang.
Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, mengatakan langkah ini dilakukan agar penanganan air bersih berjalan cepat, tepat, dan terkoordinasi. Berdasarkan informasi BMKG, hujan diperkirakan baru turun pada Mei 2026.
Pemkot saat ini juga menyiapkan langkah mitigasi, termasuk kemungkinan penetapan status siaga hingga tanggap darurat kekeringan.
Sebanyak tujuh armada disiagakan dengan kapasitas total 27 ribu liter air per sekali distribusi. Armada tersebut berasal dari BPBD Tanjungpinang, Dinas Sosial, BPBD Provinsi Kepri, dan BPBPK Kepri. Jumlah armada masih berpotensi ditambah dengan dukungan kendaraan OPD.
Layanan air bersih diprioritaskan bagi masyarakat ekonomi menengah ke bawah dan rumah ibadah. Sepanjang Maret 2026, sebanyak 75 ton air bersih telah disalurkan kepada warga terdampak.
Masyarakat yang membutuhkan air bersih dapat menghubungi Satgas di nomor 0821-7325-5567. Warga juga diimbau menyiapkan tempat penampungan air untuk memudahkan distribusi.
Selain itu, Pemkot mengingatkan masyarakat agar bijak menggunakan air serta waspada terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau.
“Jangan membuka lahan sembarangan karena berpotensi menimbulkan kebakaran dan mengganggu distribusi air bersih,” tegas Lis seperti dikutip dari Antara, Senin (30/3/2026). ****