• Thu, Jul 2026

Lis Darmansyah Tekankan K3 Petugas Kebersihan, APD dan Armada Harus Layak

Lis Darmansyah Tekankan K3 Petugas Kebersihan, APD dan Armada Harus Layak

Wali Kota Tanjungpinang memberikan pengarahan kepada ratusan petugas kebersihan DLH di Gedung Wanita Tun Fatimah, Senggarang, Selasa (30/6/2026).


TANJUNGPINANG : SERANTAU MEDIA – Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) meningkatkan perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) bagi petugas kebersihan melalui penyediaan alat pelindung diri (APD), perbaikan sarana kerja, serta penguatan pengawasan di lapangan.

Arahan tersebut disampaikan Lis saat memberikan pembinaan kepada 330 petugas kebersihan DLH di Gedung Wanita Tun Fatimah, Senggarang, Selasa (30/6).

Menurut Lis, keselamatan kerja harus menjadi prioritas agar setiap petugas dapat menjalankan tugas dengan aman dan kembali ke rumah dalam kondisi sehat.

"Keselamatan kerja adalah hal yang utama. Setiap pekerjaan harus dilakukan sesuai prosedur agar petugas dapat bekerja dengan baik dan pulang dalam keadaan sehat," katanya.

Lis meminta DLH memastikan seluruh petugas dilengkapi APD yang memenuhi standar, seperti sarung tangan dan masker. Selain itu, armada pengangkut sampah serta peralatan operasional lainnya harus dipastikan dalam kondisi layak guna meminimalkan risiko kecelakaan kerja.

"Petugas kebersihan harus mendapatkan perlindungan yang memadai. Lengkapi dengan sarung tangan dan masker yang memenuhi standar, serta pastikan armada dan peralatan selalu dalam kondisi baik," ujarnya.

Ia juga mengapresiasi dedikasi para petugas kebersihan yang setiap hari menjaga kebersihan Kota Tanjungpinang, mulai dari penyapu jalan, petugas pengangkut sampah, petugas Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), petugas kebersihan pesisir, hingga pengemudi armada.

Selain peningkatan fasilitas kerja, Lis meminta DLH memperkuat fungsi pengawasan untuk memastikan seluruh petugas bekerja sesuai jadwal dan wilayah tugas masing-masing.

Menurutnya, masih ditemukan sejumlah ruas jalan yang belum bersih akibat pengawasan yang belum optimal. Karena itu, ia meminta evaluasi rutin terhadap pola kerja, jadwal pengangkutan sampah, serta kondisi armada operasional.

"Dinas harus mengevaluasi jadwal pengangkutan sampah agar sesuai dengan kebiasaan masyarakat. Armada dan fasilitas kerja juga harus diperbaiki sehingga petugas dapat bekerja lebih aman dan nyaman," katanya.

Dalam kesempatan itu, Lis juga berdialog dengan para petugas kebersihan untuk menyerap berbagai masukan dan kendala di lapangan sebagai bahan evaluasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kebersihan di Kota Tanjungpinang. (rls/red)