TANJUNGPINANG : SERANTAU MEDIA – Gerakan Pasar Murah yang digelar Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) mendapat sambutan antusias dari masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung di halaman Gedung Tengku Mandak, Bintan Centre, Rabu (9/9/2026), tersebut menjadi kesempatan bagi warga untuk mendapatkan sejumlah kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dibandingkan harga di pasaran.
Gerakan Pasar Murah berlangsung selama dua hari, 9–10 September 2026, dengan fasilitasi Bank Indonesia.
Sejumlah warga mengaku terbantu dengan kegiatan tersebut karena adanya selisih harga kebutuhan pokok yang dinilai memberikan manfaat langsung bagi pengeluaran rumah tangga.
Yulia Siregar, warga Dompak, mengaku senang dapat berbelanja kebutuhan pokok di pasar murah. Menurutnya, harga yang ditawarkan cukup terjangkau di tengah kebutuhan rumah tangga yang terus meningkat.
“Saya sangat senang dengan adanya pasar murah ini. Harga sembako yang dijual lebih murah, sehingga sangat membantu kami untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujar Yulia.
Ia berharap pasar murah tidak hanya digelar pada momentum tertentu, tetapi dapat dilaksanakan secara berkala sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih banyak masyarakat.
Hal serupa disampaikan Lina, warga Jalan Hang Lekir, Batu IX. Ia menilai pasar murah memberikan alternatif bagi masyarakat untuk memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
“Kami sangat terbantu dengan adanya pasar murah ini. Harganya lebih murah dibandingkan membeli di tempat lain. Tentunya kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan dan lebih sering lagi,” kata Lina.
Menurut Lina, kegiatan tersebut menunjukkan perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat, terutama dalam menjaga keterjangkauan harga bahan pokok.
Keduanya juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Tanjungpinang, khususnya Wali Kota Lis Darmansyah dan Disdagin, yang menghadirkan Gerakan Pasar Murah.
“Terima kasih kepada Pak Wali Kota Lis Darmansyah dan Disdagin yang sudah mengadakan pasar murah ini. Kami sebagai masyarakat sangat merasakan manfaatnya. Semoga kegiatan seperti ini terus dilanjutkan,” ujar Yulia.
Lina berharap kegiatan serupa kembali digelar dengan jangkauan yang lebih luas agar semakin banyak warga yang mendapatkan manfaat.
Antusiasme warga menunjukkan pasar murah tidak hanya menjadi upaya pemerintah menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga menjadi salah satu langkah menjaga daya beli masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, Pemko Tanjungpinang berupaya menjaga keterjangkauan harga sekaligus mendukung stabilitas kebutuhan pokok di daerah.(rls/red)