Tanjungpinang : SERANTAU MEDIA – Dua jamaah haji asal Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS) sehingga belum dapat kembali ke Tanah Air bersama rombongan kloter pertama.
Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah mengatakan kedua jamaah tersebut adalah Siti Rahil dan Latifah binti Abdul Latif. Keduanya akan dipulangkan setelah kondisi kesehatan memungkinkan.
“Kita doakan dua haji yang masih dirawat itu segera sembuh dan bisa kembali ke Tanjungpinang,” kata Lis usai menyambut kepulangan jamaah haji kloter pertama di Terminal Internasional Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang, Selasa.
Menurut Lis, kondisi kesehatan kedua jamaah menurun menjelang kepulangan ke Indonesia sehingga harus mendapatkan perawatan medis di Arab Saudi.
“Kedua haji tersebut sempat tidak sadarkan diri, lalu dibawa ke RSAS untuk mendapatkan perawatan,” ujarnya.
Sementara itu, sebanyak 145 orang tiba di Pelabuhan Sri Bintan Pura menggunakan Kapal Oceana Dragon 7. Rombongan terdiri atas 142 jamaah haji dan tiga orang pendamping.
Pada musim haji 1447 Hijriah/2026, Tanjungpinang memberangkatkan 144 jamaah haji yang terdiri dari 62 laki-laki dan 82 perempuan. Dari jumlah tersebut, dua jamaah masih menjalani perawatan di Arab Saudi.
Lis mengapresiasi kebersamaan dan kekompakan jamaah selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci. Menurutnya, semangat saling membantu antarjamaah turut mendukung kelancaran pelaksanaan ibadah.
“Alhamdulillah, jamaah haji kita kembali dengan selamat dan sehat,” katanya.
Salah seorang jamaah haji, Hariyun Sagita, mengaku bersyukur seluruh rangkaian ibadah haji dapat dijalani dengan lancar. Ia menyebut fasilitas yang diterima jamaah selama berada di Arab Saudi cukup baik, mulai dari penginapan hingga layanan konsumsi.
Menurut Hariyun, jamaah asal Tanjungpinang juga mendapat penginapan yang lokasinya dekat dengan Masjid Nabawi sehingga memudahkan akses untuk beribadah.
“Alhamdulillah, kami mendapat tempat yang sangat dekat. Begitu turun dari lift, sudah langsung sampai ke Masjid Nabawi,” ujarnya. (Ant/red)